PPD Online SMA Mulai 23 Juni

264

CANDISARI – Persiapan pelaksanaan penerimaan peserta didik (PPD) baru tahun ajaran 2014-2015 sudah mencapai tahap final. Dalam pelaksanaannya, PPD tahun ini tidak jauh berbeda dengan PPD tahun lalu. Dinas Pendidikan Kota Semarang telah menjadwalkan PPD untuk SMP dibuka pada 29 Juni, PPD SMA dibuka 23 Juni, dan SMK pada 24 Juni.
Ketua Penyelenggaraan PPD Kota Semarang Taufik Hidayat mengatakan, secara teknis, pelaksanaan PPD tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Namun tahun ini memang ada perbedaan tentang kuota siswa miskin sebesar 20 persen.
Taufik menjelaskan, sesuai peraturan pemerintah No 66 tahun 2001, penerimaan peserta didik baru diambil sekurang-kurangnya 20 persen dari siswa miskin. ”Nilai rata-rata untuk masuk SMA/SMK negeri 6,0 atau NEM 24,” jelas Taufik.
Dalam draf peraturan wali kota (Perwal), tutur Taufik, disebutkan, calon peserta didik SD kategori miskin yang bertempat tinggal di lingkungan sekolah mendapat tambahan umur 6 bulan. Adapun untuk SMP 3 poin dan SMA/SMK 4,5 poin. Sekolah tujuan juga diharuskan memberikan fasilitas penuh terkait PPD 2014.
”Nantinya calon peserta didik selain bisa mendaftar online di semua tempat, juga dapat datang langsung ke sekolah tujuan, dan akan dibantu dan dipandu mendaftar secara online di sekolah tersebut,” tuturnya.
Mengenai batasan umur, menurut Taufik, untuk siswa SD adalah berumur 6 tahun. ”Di bawah 6 tahun bisa mendaftar, asal dilengkapi dengan sertifikat dari psikolog yang kompeten,” katanya.
Persiapan dari PPD untuk tahun ini juga belum menemui kendala yang berarti. ”Hingga kini persiapan PPD belum menemui kendala. Disdik juga sudah memberikan sosialisasi, bimbingan teknis, dan koordinasi dengan kepala SMP dan SMA se-Kota Semarang,” tandasnya.
Pendaftaran online untuk semua jenjang, imbuh Taufik, dilakukan di laman http://ppd.disdik-kotasmg.org. ”PPD online pertama kali digelar tahun lalu. Untuk tahun ini, aplikasi yang digunakan adalah buatan Universitas Dian Nuswantoro (Dinustek),” ujarnya.
Kepala SMA Negeri 1 Semarang, Kastri Wahyuni, mengatakan persiapan untuk PPD di SMA yang dipimpinnya sudah 100 persen. ”Tinggal dieksekusi. Kita sudah siap melaksanakan PPD,” kata Kastri.
Untuk tahun ini, SMA Negeri 1 Semaarang akan membuka 14 kelas ditambah 1 kelas akselerasi. ”Untuk kelas umum per kelasnya akan menampung 36 siswa, sedangkan untuk kelas akselerasi akan menampung 20 siswa,” ujarnya.
Senada dengan Kastri, Kepala SMKN 8 Semarang, Ummi Rosyidiana, mengatakan, dalam PPD tahun ini, SMKN 8 Semarang akan membuka 4 jurusan, yakni multimedia 3 kelas, perawatan sosial 1 kelas, rekayasa perangkat lunak 1 kelas, dan teknik komputer jaringan 1 kelas. ”Untuk persiapan PPD semua sudah ready,” kata Ummi. (mg1/aro/ce1)