Libur Panjang, Recovery

90

TEMANGGUNG — Skuad Persitema yang telah memasuki libur panjang hingga awal Agustus mendatang, akan lebih banyak refreshing ketimbang berlatih.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya untuk recovery fisik memasuki empat pertandingan tersisa yang akan menggiring ke zona degradasi atau pintu keselamatan pada musim berikutnya.
”Bukan berarti tidak ada latihan. Kita nanti tetap akan latihan terus. Tapi, porsinya akan kita batasi. Jangan terlalu sering dan jangan juga terlalu lama. Kita atur waktunya,” kata pelatih kepala Persitema, Yopi Riwoe.
Yopie menjelaskan, libur panjang yang dijalani oleh Adik Sumarno dan kawan-kawan, akan difokuskan pada latihan fisik. Latihan fisik dilakukan bersama-sama pada Ramadan. ”Libur panjang ini harus dimanfaatkan optimal untuk persiapan skuad yang bagus.”
Dikatakan, selain latihan fisik, pihaknya juga akan melakukan sparring dengan tim-tim kecil lokal. Tujuannya, untuk memperkuat kerja sama antar-pemain yang selama ini dinilai kurang begitu bagus. Ia menilai, koordinasi antar-pemain, masih lemah.
”Bermain dengan tim kecil, bukan berarti kita tidak mampu melawan yang besar. Tapi, sasarannya untuk memperkuat kerja sama antar-individu di lapangan,” katanya.
Yopie mengatakan, latihan fisik juga akan dilakukan, dengan memperbanyak lari, push up, sit up, serta gerakan senam lainnya. Tujuannya, untuk memperkuat dan menambah kekuatan fisik para pemain. Sebab, pemain yang terlalu lama tidak berlatih, performanya akan menurun. ”Sehingga harus tetap berlatih agar tetap optimal,” jelasnya. (zah/isk/ce1)