MAGELANG — Organisasi Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara Magelang, menyelenggarakan Malam Penggalangan Dana untuk Beasiswa SMA Taruna Nusantara di Hotel Arya Duta Jakarta Pusat, belum lama ini.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kalangan militer dan sipil. Dari kalangan militer, antara lain, Sekjen Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal Ediwan Prabowo, mewakili Menteri Pertahanan. Juga Penasihat Menteri Pertahanan Adnan Ganto, Ketua Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP) Laksamana Muda (Purn) Hary Yuwono, dan Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara Mayor Jenderal (Purn) Puguh Santoso.
Hadir pula para pendiri SMA Taruna Nusantara dan keluarga, Hartini Benny Moerdani (istri mendiang Jenderal LB Moerdani), dan Laksamana Muda (Purn) Hussein Ibrahim. Dari kalangan sipil, hadir Direktur Utama Perumnas Himawan Arif Sugoto, Direksi Pembangunan Perumahan, serta pejabat teras Bank Mandiri, Pertamina, Telkom, Sinar Mas, Nusantara Group, dan para alumni anggota Ikasastra (Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara).
Tema malam penggalangan dana adalah Menanam Bibit Pemimpin Masa Depan Indonesia, dengan dua tujuan utama. Pertama, menyebarkan informasi kepada masyarakat bahwa di Kota Magelang— atas prakarsa pemimpin-pemimpin bangsa yang visioner— sejak 1990, telah berdiri sebuah lembaga perguruan tingkat menengah. Tepatnya, sekolah menengah atas, untuk menciptakan kader-kader pemimpin Indonesia dari putra-putri terbaik dari seluruh Nusantara.
Kader-kader itu diharapkan menyebar di berbagai bidang. Bukan hanya TNI dan Polri. SMA itu adalah SMA Taruna Nusantara.
Kedua, Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama turut mendukung visi lembaga pendidikan tersebut. Yakni, dengan memberikan kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk dapat dididik di SMA Taruna Nusantara, tanpa terhalang batasan status sosial dan ekonomi keluarga mereka.
Caranya, dengan memberikan Program Beasiswa Ikasastra. Sebagai informasi, sejak 2002, penyelenggaraan pendidikan di SMA Taruna Nusantara sudah berbayar, setelah sebelumnya full beasiswa selama 12 tahun (1990-2002).
Sementara itu, acara penggalangan dana menghasilkan komitmen beasiswa bagi 22 siswa senilai Rp 4,145 miliar. Juga donasi tunai sejumlah Rp 445 juta.
Dalam rilisnya yang dikirim ke redaksi koran ini, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Ikasastra Rachmat Kaimuddin mengatakan, hasil penggalangan dana sangat menggembirakan di tengah keterbatasan selama persiapan acara.
Sebelumnya, dari internal alumni sendiri, telah melakukan pengumpulan dana beasiswa hingga terkumpul komitmen bagi 25 siswa. Total, telah terkumpul 47 beasiswa.
”Kami masih membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mendukung program beasiswa ini, supaya bisa memberikan kesempatan kepada siswa-siswi yang tidak mampu bisa merasakan kualitas pendidikan di SMA Taruna Nusantara,” kata Rachmat, yang beberapa hari lalu baru diangkat menjadi Komisaris Bank Bukopin. (ril/isk/ce1)