SEMARANG – PSIS akan menjalani libur kompetisi yang cukup panjang, hampir selama dua bulan. Fauzan Fajri dkk baru akan kembali bertanding 11 Agustus mendatang melawan PPSM Magelang di Stadion Jatidiri Semarang.
Setelah itu PSIS akan menjamu Persip Pekalongan (15/8). Kemudian dua laga terakhir di babak penyisihan grup harus dilakoni tim Mahesa Jenar di kandang lawan, yakni melawan PSIR Rembang (19/8) dan terakhir menantang Persipur Purwodadi (23/8).
Dengan raihan 23 poin sementara ini sebenarnya PSIS hanya membutuhkan empat poin tambahan yaitu satu kali menang dan satu kali seri untuk mengamankan satu tiket ke babak selanjutnya yaitu 16 besar. Hanya saja, PSIS juga berambisi untuk meraih maksimal yaitu kemenangan di empat laga tersisa. “Yang jelas dua laga kandang target kita sapu bersih. Namun di dua pertandingan tandang terakhir kita juga ingin hasil terbaik, meski nantinya kita juga harus menyusun strategi untuk lolos sebagai juara atau runner-up grup,” beber manajer tim PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.
Di babak 16 besar nanti, akan dibagi lagi menjadi empat grup di mana masing-masing grup akan bercokol empat tim. Kemudian juara dan runner up masing-masing grup akan tampil di babak Delapan Besar. Di babak Delapan Besar akan dibagi lagi dalam dua grup di mana masing-masing grup akan diisi oleh empat tim. Kemudian juara dan runner up berhak lolos ke semi final, kemudian final.
Untuk saat ini, kata Liluk, baik dari Grup 4 maupun grup-grup lain di babak penyisihan memang belum bisa diprediksi tim-tim kontestan mana saja yang bakal menggenggam tiket ke babak 16 besar. “Mungkn nanti ketika tinggal menyisakan dua pertandingan kita sudah
bisa lihat tim mana saja yang akan lolos. Yang penting kita tetap harus fight dan fokus di empat pertandingan tersisa pada babak penyisihan,” pungkasnya. (bas/smu)