Perampas Bercelurit Dibekuk

209

BARUSARI – Komplotan perampas jalanan yang meresahkan masyarakat Kota Semarang berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Semarang Selatan. Kelompok ini tidak segan-segan membacok korban jika tidak menyerahkan barang atau melawan.
Ricky Dian Handoyo, 19, warga Jalan Kumudasmoro, Ngisikdrono, Semarang Barat, anggota komplotan yang telah ditangkap petugas. Sedangkan seorang rekannya, David masih dalam pengejaran petugas.
Komplotan ini kali terakhir beraksi di depan Wonderia, Jalan Sriwijaya, Semarang Selatan Minggu (8/11) dini hari. Korbannya adalah Gani Yanto Rusmin, 21. Saat itu, korban berteriak minta tolong usai dibacok celurit pelaku.
Sejumlah petugas Reskrim Polsek Semarang Selatan yang berpatroli langsung melakukan pengejaran. Sempat terjadi kejar-kejaran, hingga akhirnya motor pelaku oleng. ”Saat ditangkap tersangka masih membawa sajam jenis celurit. Soerang pelaku masih dalam pengejaran,” kata Kepala Polrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono.
Djihartono menambahkan, Ricky tidak memandang korbannya baik perempuan maupun laki-laki. Begitu ada sasaran langsung dipepet dan dibacok. ”Mereka kelompok yang cukup sadis, karena tidak hanya membawa sajam, tapi selalu membacok korbannya,” tambahnya.
Ricky berkilah aksi perampasan dilakukan secara spontan. Ia bersama David memang sengaja ke Wonderia untuk mencari seseorang yang sudah memukulnya. Sayang, ia tidak menemukan orang yang dicari. ”Saya pernah dipukul di Wonderia, makanya mau cari orang itu,” akunya.
Tidak menemukan orang, Ricky justru emosi. Ia lalu mengajak David untuk mencari sasaran korban perampasan. Dengan mengeluarkan celurit, ia pun mendatangi korban sambil mengancam. ”Saya minta duit tapi tidak dikasih. Makanya saya emosi,” imbuhnya.
Ricky langsung membacok korban persis di kepala. Ia terus membacok hingga akhirnya mengenai kepala korban. Ia lantas membawa berbagai barang berharga milik korban. Usai membacok ia mencoba kabur, tapi berhasil ditangkap. ”Saya ditangkap di Jalan Singosari usai membacok korban saat mau kabur,” tambahnya. (fth/ton/ce1)