WONOSOBO — Petugas Satuan Reskrim Polres Wonosobo mengamankan 6 orang yang mengaku sebagai wartawan. Mereka memeras sejumlah perangkat desa. Kasus ini terungkap, setelah sehari lalu, Polres mendapatkan laporan dari sejumlah desa yang mengaku menjadi korban pemerasan oleh oknum wartawan.
Kapolres Wonosobo AKBP Agus Pujianto melalui Kepala Satuan Reskrim AKP Sunarto mengatakan,  enam orang yang mengaku wartawan AP, DS, MM, De, Tp, EK. Dalam beraksi, keenam orang itu mendatangi desa-desa terpencil, menggunakan mobil jenis APV warna silver.
”Mereka mendatangi desa-desa memakai mobil, jelang malam menginap di hotel,” kata Sunarto, kemarin. Sunarto menjelaskan, keenam orang  itu berasal dari Cirebon dan Kuningan, Jawa Barat. Mereka membawa kartu pers berbeda-beda.
”Kami mengamankan enam orang itu, karena selama dua hari ini kami mendapatkan laporan dari beberapa desa dan kantor pemerintah,” katanya.
Kata Sunarto, enam orang tersebut ke Wonosobo pada Selasa (10/6). Mereka mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Wonosobo. Di kantor itu, mereka meminta data nama-nama desa yang melakukan program Prona (Proyek Operasi Nasional Agraria) terkait sertifikasi tanah bagi warga kurang mampu. (ali/lis/ce1)