TEMANGGUNG- PSIS Semarang kemarin turun dengan skema serta komposisi winning eleven ketika melakoni laga tandang versus Persitema di Stadion Bhumi Phala Temanggung. Di lini tengah, lima pemain andalan mereka Franky Mahendra, Andi Rahmad, M Yunus, Edianto dan Ronald Fagundez kembali dipercaya untuk turun sebagai starter ketika menumbangkan Persitema 0-2.
Hanya saja, di babak pertama, komposisi tersebut sebenarnya berjalan kurang efektif. Beberapa penetrasi yang dibangun lini tengah PSIS kali ini mudah dibaca oleh pemain bertahan lawan. Namun saat ini PSIS juga memiliki sederet pemain lini tengah termasuk dua pemain anyar mereka Ahmad Nufian Dani dan Eli Nasoka yang kemarin memberikan warna lain bagi permainan Mahesa Jenar.
Bahkan masuknya Eli Nasoka di paruh babak kedua berperan penting terhadap lahirnya gol kedua PSIS melalui kaki Julio Alcorse. “Saya kira penampilan Eli dan Dani cukup bagus. Mereka memberikan variasi serangan lain sehingga kita lebih kreatif di babak kedua. Itu yang kita inginkan, di saat pemain yang ada buntu ada pemain-pemain pengganti yang memberikan warna lain untuk permainan,” kata asisten pelatih PSIS, Dwi ‘Londo’ Setiawan kemarin.
Sementara ditemui di tempat yang sama usai laga kemarin General Manager (GM) PSIS, Kairul Anwar mengaku puas dengan kemenangan yang mampu dibukukan Fauzan Fajri dkk di kandang Persitema kemarin.
Atas raihan kemenangan kemarin, tim Mahesa Jenar akhirnya juga berhasil merebut posisi puncak klasemen sementara Grup 4 dengan raihan 23 poin. Sebelumnya posisi puncak klasemen dihuni oleh Persis Solo dengan raihan 22 poin. “Ini berkat kerja keras anak-anak. Dan berada di posisi puncak klasemen sementara saat ini membuat kami semakin percaya diri untuk menghadapi laga-laga selanjutnya,” kata Kairul Anwar kemarin.
Hanya saja, setelah laga ke-10 mereka kemarin, PSIS harus melakoni jeda kompetisi yang panjang yaitu sekitar dua bulan sebelum kembali melakoni laga yaitu menjamu PPSM 11 Agustus dan menjamu Persip Pekalongan 15 Agustus di Stadion Jatidiri. (bas/ric)