KARANGMALANG – Selama 21 hari, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I telah dilaksanakan di Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Mijen. Kemarin (11/6) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menutup kegiatan kemanunggalan TNI dan masyarakat yang telah berjalan sejak 21 Mei yang lalu.
Seperti yang dilaporkan Komandan Kodim 0733 BS Letnan Kolonel Inf Mohammad  Taufiq Zega, pelaksanaan TMMD Sengkuyung I di Kelurahan Karangmalang ini menyinergikan unsur pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat dengan sejumlah target pencapaian. Dalam upacara penutupan tersebut dilakukan pula penandatanganan berita acara serah terima hasil pekerjaan TMMD Sengkuyung tahap I Kelurahan Karangmalang dari perwakilan Kodim kepada wali kota.
Sebagaimana rencana dan target awal, pembangunan fisik dan nonfisik telah rampung dilaksanakan pada TMMD ini di antaranya, pengaspalan jalan dengan volume 1.050 meter persegi, rehab 1 unit poskamling, perbaikan 3 unit tempat ibadah, perbaikan 1 unit sarana prasarana air bersih, serta rehab 10 unit rumah tidak layak huni.
”Selain itu, untuk kegiatan nonfisik juga telah dilaksanakan kegiatan pasar murah, pengobatan masal gratis, pelayanan kontrasepsi dan konsultasi KB, pelayanan pembuatan akta, pelayanan rekam data E-KTP, donor darah, serta penyuluhan tentang bela negara dan wawasan kebangsaan,” papar Zega.
Wali kota mengaku bersyukur atas terselenggaranya TMMD dengan tertib dan lancar. Selanjutnya, ia minta agar segala hasil pembangunan dan pengembangan sarana prasarana fisik ini dapat dipelihara dengan baik dan lebih maksimal. ”Semua itu merupakan wujud solidaritas dan tanggung jawab dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menumbuhkan kesadaran bela negara,” tandas wali kota. Usai apel wali kota berboncengan dengan Ketua TP PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi, menyusuri kampung menggunakan sepeda motor, meninjau sejumlah bangunan hasil rehab pasca-TMMD. (zal/ton/ce1)