Bulog Siap Gelar Operasi Pasar



2953

SEMARANG- Bulog Divre Jateng menjamin pasokan beras menjelang Ramadan dan Lebaran mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 285.000 ton, yang mencukupi hingga 8 bulan ke depan.

Kepala Bulog Divre Jateng, Darmin Hartono mengatakan, stok beras itu rata-rata merupakan beras medium yang juga digunakan untuk beras miskin, serta cadangan bencana. Bulog siap melakukan operasi pasar, jika dibutuhkan untuk menjaga stabilitas harga selama Ramadhan dan Lebaran.

”Prinsipnya kita siap lakukan operasi pasar, jika diminta oleh pemerintah daerah. Kemarin kami juga sudah lakukan persiapan terus bersama dinas terkait,” katanya, kemarin.

Menurut Darmin, bukan hanya beras yang disediakan oleh Bulog, tetapi juga komoditas lain seperti gula dan minyak goreng. Untuk gula, Bulog hingga kini memiliki stok hingga 1.000 ton, yang tersebar di sejumlah gudang Bulog.

”Gula kami punya stok hingga 1.000 ton. Kalau minyak goreng stoknya tidak terbatas,” ungkapnya

Terkait dengan harga, Darmin mengaku, beras, gula maupun minyak goreng yang dijual saat operasi pasar akan lebih rendah antara 5-10 persen dari harga di pasar. Hal ini karena operasi pasar dilakukan untuk menjaga stabilitas harga.

”Yang pasti harga lebih rendah 5-10 persen dari pasar. Tujuan Bulog memang bukan cari untung, tapi meringankan beban masyarakat khususnya saat Ramadan,” tegasnya.
Jelang puasa ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Semarang terus mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok yang tak terkendali. Dinas yang dikepalai Nurjanah ini terus memantau harga di sejumlah pasar yang jadi patokan harga – harga di Kota Semarang.
Kepala Bidang Perdagang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Asih mengatakan, ada beberapa komoditas masyarakat yang saat ini mulai naik harganya. Hasil pantauan, komoditas yang naik antara lain seperti bawang merah, bawang putih, dan gula pasir. Pantauan di tiga pasar tradisional yaitu Pasar Johar, Peterongan, dan Karangayu ketiga komoditas itu tertinggi harganya. “Namun secara umum, menjelang puasa harga kebutuhan pokok masih relatif stabil,” ujarnya.
Saat ini harga bawang merah dan bawang putih naik mencapai Rp 3.000 per kilogram dibanding hari sebelumnya. Dari Rp 18.000 menjadi Rp 21.000 per kilogramg untuk bawang merah, dan dari Rp 14.000 menjadi Rp 17.000 per kilogram untuk bawang putih. Gula pasir dari Rp11.000 naik menjadi Rp11.500 per kilogram.
Asih mengimbau, konsumen atau masyarakat ikut mengendalikan laju kenaikan harga tersebut. Sebab, jika konsumen cerdas, artinya hanya membeli barang secukupnya dan tidak melakukan penimbunan, harga pasti tidak akan naik terlalu tinggi atau tak terjangkau. “Stok kebutuhan pokok masih mencukupi hingga Lebaran, kami telah memastikannya di distributor. Saat puasa kami juga akan bentuk tim khusus yang memantau harga,” jelasnya. (zal/aln/jpnn/ton)