Diduga Terlibat Pembobolan ATM

WONOGIRI – Diduga menjadi pelaku pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM), salah seorang oknum karyawan BRI Wonogiri diamankan jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Wonogiri. Keterlibatan oknum karyawan BRI Wonogiri itu diketahui usai polisi melakukan pengembangan penyelidikan.

Menurut keterangan, pelaku pembobolan ATM yakni AH,36, seorang karyawan BRI bagian KUR (kredit usaha rakyat). Dia ditangkap polisi di rumahnya pada Minggu (8/6) sekitar pukul 00.30 WIB. Berdasar informasi dari kepolisian, kejadian bermula pada 23 Mei 2014, sekitar pukul 20.00 WIB. Salah seorang nasabah BRI menarik uang dari salah satu anjungan tunai mandiri (ATM).
Di saat penarikan uang tunai tersebut, kartu ATM nasabah ini tertelan mesin. Pada Senin (26/5), supervisor mengambil kartu dari dalam mesin ATM lalu menyerahkannya kepada tersangka untuk dimusnahkan. Namun oleh tersangka, kartu ATM tersebut justru disalahgunakan.

”Oleh tersangka, kartu ATM itu ditukar dengan kartu ATM seseorang yang sudah diblokir nomor PIN-nya,” terang Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Budiarto mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Tanti Septiyani saat dijumpai di ruangannya, Senin (9/6).

Dengan bermodal kartu ATM itu, lanjut Budiarto, tersangka menyuruh seseorang untuk melakukan penarikan uang di ATM Kecamatan Slogohimo senilai Rp 5 juta. Lalu untuk kedua kalinya, pada Selasa (27/5), kembali dilakukan penarikan uang tunai dengan menggunakan kartu ATM yang sama pula.

”Sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa (27/5) AH menyuruh istrinya mengambil uang tunai sejumlah Rp 1,3 juta, di ATM Slogohimo,” kata Budiarto seraya menambahkan pelaku kini diamankan di Mapolres Wonogiri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

”Kita masih akan mengembangkan kasus ini, bisa saja perbuatan pelaku ini sudah berulangkali. Untuk jeratan hukumnya kita terapkan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara,” terang Budiarto. Terkait kasus tersebut, hingga kemarin belum didapat konfirmasi dari pihak BRI Wonogiri. (jok/mas/jpnn/ric)