Bekerja dengan Kelembutan

130

MENJADI polisi menuntut Martina Kartika Sari, harus bekerja dengan ramah dan mengedepankan sisi humanis. Ditambah lagi dengan sisi kelembutan seorang perempuan.     
Wanita kelahiran 18 Maret 1989 ini melihat profesi polwan sebagai pekerjaan yang mulia. Dengan segala kelembutan dan ketelitian seorang wanita, tugas-tugas polisi dalam menangani berbagai kasus dinilai lebih mudah ditangani.
“Saya bangga bukan hanya karena bisa melaksanakan tugas. Namun juga karena bisa mewujudkan cita-cita masa kecil. Keluarga saya sangat bangga dengan apa yang saya jalani,” kata perempuan yang sehari-hari bertugas di Polres Magelang ini.
Bisa berkarir menjadi seorang polwan adalah sebuah kebanggaan besar. Maklum sejak duduk di bangku SMP ia sudah bercita-cita menjadi seorang polisi wanita.
”Saat SMP saya diajak orang tua kondangan. Saya melihat seorang polwan di jalan. Ia terlihat sangat anggun dan berwibawa. Sejak itu saya bercita-cita menjadi polwan,” kata Tika, nama panggilannya.       
Karena itu selepas lulus SMA ia pun mendaftarkan diri sebagai polwan. Dari sekian banyak pelamar, Tika termasuk salah satu yang beruntung diterima menjadi polwan. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan keluarga Tika, yang hingga kini masih tinggal di Kebumen.     
Meski sudah berusia matang, namun pengemar sepeda santai ini mengaku belum tertarik untuk menikah. Ia ingin mengejar karir dulu sebagai polisi wanita. (vie/lis)