SAMPANGAN–Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng yang menjadi salah satu partai koalisi pendukung pasangan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa menjanjikan akan menyumbang 1,1 juta suara pada Pilpres 9 Juli 2014. Hal ini diungkapkan Ketua DPW PKS Jateng, Abdul Fikri Faqih. Janji 1,1 juta suara ini, menurutnya bukan omong kosong karena merupakan perolehan suara PKS Jateng pada Pileg 9 April 2014.
”Kami siap mempertahankan perolehan suara Pileg lalu sebanyak 1.147.546 suara pada Pilpres mendatang,” katanya.
Kesiapan ini, lanjut dia, karena mesin PKS di semua tingkatkan masih lengkap, sehingga bisa bekerja secara penuh untuk memenangkan Prabowo-Hatta. ”Tinggal dilakukan langkah koordinasi struktural pemenangan tingkat provinsi, kota, kecamatan hingga kelurahan/desa,” imbuh Wakil Ketua DPRD Jateng ini.
Fikri menyatakan, pihaknya juga akan membuka hubungan dengan parpol koalisi lain, yakni Golkar, PAN, Gerindra, PPP dan PBB.
Menurut dia, bila masing-masing parpol bisa mempertahankan perolehan suara pada Pileg lalu, maka Prabowo-Hatta bisa menang di Jateng. ”Total suara perolehan parpol koalisi pengusung Prabowo-Hatta di Jateng mencapai 57 persen,” tandasnya.
Sementara itu, Dewan Penasehat Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Wilayah Jateng, Letjen TNI (Purn) Suryo Prabowo dalam kesempatan yang sama meyakinkan kader PKS di Jateng bahwa Prabowo bersih, tidak seperti yang diberitakan selama ini. ”Sosok Prabowo tidak seperti apa yang diberitakan semisal gila dan lainnya. Kader PKS supaya tidak terpengaruh,” ungkapnya.
Suryo menambahkan, tidak akan menanggapi kampanye hitam yang ditujukan kepada Capres Prabowo,” Prabowo kan putih, bukan hitam sehingga tidak perlu ditanggapi,” tandasnya.
Menanggapi pernyataan Prabowo yang menimbulkan kontroversial, yakni akan memberikan gelar Pahlawan Nasional terhadap mantan Presiden Soeharto yang juga mantan mertuanya, Suryo menyatakan hal itu menunjukkan kebesaran Prabowo.(ric/aro)