Isu Lingkungan Masih Jadi Topik Hangat

GUNUNGPATI – Tingkat kepedulian masyarakat mengenai kelestarian lingkungan, masih rendah dan semakin mengkhawatirkan. Bahkan, banyak kepentingan yang menunggangi hal tersebut, tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan.
”Karena itulah, pelestarian lingkungan, kalau tidak dimulai dari sekarang, lalu kapan lagi? Mengingat generasi mendatang pasti akan lebih sulit dalam menjaga lingkungannya agar tetap lestari,” kata Indra Laksana, perwakilan dari AIESEC (Association Internationale et Studiant Sociale Economic Commerciale) yang menjadi ketua panitia Penanaman Pohon di Kelurahan Nongkosawit pada Sabtu (7/6) kemarin.
Atas dasar itulah, kata Indra, pihaknya bersama mahasiswa yang tergabung dalam organisasi pencinta lingkungan berusaha menyadarkan masyarakat dengan kegiatan penghijauan lingkungan. Yakni, dengan menggandeng komunitas peduli lingkungan di Semarang, melakukan kegiatan penanaman pohon di Kelurahan Nongkosawit, Sabtu (7/6).
”Isu lingkungan memang sedang menjadi topik perhatian di dunia internasional saat ini. AIESEC sebagai organisasi yang terdapat di berbagai negara di dunia ini aktif mengampanyekan kelestarian lingkungan hidup,” kata Indra yang juga mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Diponegoro (Undip) ini, Sabtu (7/6).
Sementara itu, dalam acara penanaman pohon tersebut, kumpulan aktivis lingkungan juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat setempat, bagaimana cara menanam yang baik dan benar serta menjelaskan unsur kecocokan lahan terhadap jenis tanaman yang akan ditanam.
Ian Bachtiar, mahasiswa Jurusan Geologi Undip yang hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa kesadaran masyarakat untuk tetap peduli terhadap lingkungan harus digabung. ”Sebenarnya yang ditanam bukan pohon, namun yang ditanam adalah kesadaran setiap individunya,” ujar Ian.
Warga setempat, Parman, menyambut baik kegiatan yang menitikberatkan pada pelestarian lingkungan ini. ”Kegiatan ini dapat menyadarkan masyarakat setempat tentang pentingnya melestarikan lingkungan,” kata Parman.
Acara yang dikemas dengan tajuk ’Greenagers’ ini, melibatkan masyarakat, mahasiswa, dan beberapa komunitas peduli lingkungan di Semarang. Sebanyak 250 bibit Sengon dan 50 bibit buah-buahan dari berbagai macam varian juga ditanam di area seluas 500 meter persegi ini. (mg1/ida/ce1)