Ingin Jadi Intelijen

226

DI saat teman-temannya ingin menjadi diplomat atau bekerja di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) selepas lulus kuliah, Leonita Ersanty Putri justru ingin menjalani profesi yang berbeda. Gadis yang kini menempuh kuliah semester VI jurusan Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (HI-FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) ini mengaku ingin menjadi seorang intelijen.
”Bekerja di BIN (Badan Intelijen Negara) itu tidaklah mudah. Selain membutuhkan kepandaian intelektual, juga harus mempunyai kemampuan analisis yang tinggi. Saya tertantang menjadi bagian darinya,” ungkap Leoni –sapaan akrabnya— kepada Radar Semarang.
Leoni mengakui, saat ini masih sedikit perempuan yang bekerja di bidang tersebut. Sehingga ia bertekad untuk membuktikan bahwa perempuan juga tidak kalah dengan laki-laki. ”Meskipun sebenarnya orang tua saya keberataan dengan cita-cita saya ini, setelah saya jelaskan panjang lebar akhirnya menerima,” aku gadis kelahiran Semarang, 13 Agustus 1992 ini.
Dara penyuka warna biru ini berharap apa yang akan dilakukannya dapat menjadi sebuah pengabdian kepada negara. Sebab, Indonesia membutuhkan putra-putri terbaik yang akan memajukan negara. ”Hal itu juga tidak terlepas dari prinsip hidup saya. Yakni hidup cuma sekali, do it and you can be the best,” kata penyuka traveling ini. (fai/aro/ce1)