Hujan Deras, Rumah Roboh

125

KALICARI – Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang, Kamis (5/6) malam, merobohkan rumah warga RT 7 RW 3, Kelurahan Kalicari, Pedurungan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seorang warga, Ninik, 49, hanya mengalami cedera akibat tertimpa reruntuhan atap rumah miliknya.
Informasi yang dihimpun Radar Semarang menyebutkan, rumah yang roboh itu dihuni tiga kepala keluarga (KK), yakni Suripno, Doto, dan Slamet Riyadi. Saat kejadian, sebagian penghuni sedang berada di luar rumah. ”Saya sedang berjualan nasi angkringan di lapangan Kalicari, jadi tidak tahu kejadian persisnya,” kata Suripno.
Diakui, Kamis (5/6) malam, hujan deras mengguyur disertai kilatan petir dan angin kencang. Di tengah hujan itulah, terdengar suara gemuruh. Tiba-tiba bagian atap rumah roboh. Nahas dialami Ninik yang saat kejadian berada di dalam rumah. Ia tidak mampu menghindar. ”Kaki saya terkena reruntuhan atap. Kejadiannya cepat sekali, jadi tak bisa menghindar,” kata Ninik.
Ia mengaku, saat kejadian, dirinya hendak tidur karena sudah pukul 23.30. Begitu rumahnya roboh, spontan ia berteriak meminta dua anaknya, Retno dan Yunita berlari keluar rumah. ”Kondisi masih hujan deras, saya luka di kaki. Untungnya, bisa langsung diselamatkan, dibawa keluar,” tambahnya.
Meski selamat, rumah yang dihuni Ninik dan keluarganya rata dengan tanah. Sedangkan rumah Doto rusak di bagian belakang, dan rumah Slamet hanya bagian dapur. Sejumlah warga pun, tampak membantu evakuasi. Mereka bergotong royong untuk membersihkan reruntuhan rumah yang roboh tersebut. ”Ini baru kejadian pertama. Hujannya deras disertai angin,” kata Slamet. (fth/aro/ce1)