Ditemukan Sejumlah Wahana yang Rusak


MAGELANG – Menjelang libur panjang dan Lebaran, sejumlah wahana permainan di Taman Wisata Kyai Langgeng (TKL) dicek kelayakannya. Hasilnya, sejumlah wahana permainan dijumpai kurang layak. Tak sedikit yang sudah rusak.
Pengecekan dilakukan oleh sebuah tim gabungan. Terdiri atas Kapolsek Magelang Tengah AKP I Gede Suarti bersama personel satpol PP dan staf dari Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar).
Tim menemukan jenis kerusakan ringan hingga berat. Terkait hal itu, tim minta pihak manajemen Kyai Langgeng untuk secepatnya memperbaiki. Antisipasi dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan saat para pengunjung datang. Pengecekan didampingi Dewan Pengawas Taman Kyai Langgeng dan tim dari Taman Kyai Langgeng sendiri.
Sejumlah wahana yang dicek, antara lain, Biang Lala, Becak Air, Becak Mini, Kereta Mini, Kereta Air, Jetcoaster, Mobil Keliling, Kolam Renang, Komidi Layang, dan Komidi Putar.
Pengecekan berlangsung sekitar 1 jam. Hasilnya, tim memberikan beberapa catatan khusus. ”Setelah di ek, secara umum semua wahana permainan masih cukup baik, termasuk fasilitas umum. Namun, ada catatan khusus terkait beberapa wahana yang perlu segera diperbaiki karena rusak berat,” kata Gede Suarti. Bahkan, Gede Suarti sempat mencoba wahana yang rusak. ”Saya sempat mencoba ayunan, dan memang benar harus diperbaiki.”
Gede Suarti tak ingin kejadian Jetcoaster terulang kembali. Dia menyayangkan hal itu pernah terjadi. ”Ini antisipasi, sebelum jumlah pengunjung membeludak saat liburan. Kami tidak ingin kejadian Jetcoaster terulang. Hasil pengecekan ini menjadi catatan bagi pengelola agar segera ambil langkah perbaikan.”

Kerusakan lain yang ditemui adalah permainan ayunan. Termasuk, gazebo di Desa Buku yang dikelola oleh Dinas Pendidikan setempat. Kondisi gazebo tampak memprihatinkan. Hal itu terlihat dari kondisi atap bangunan yang terbuat dari kayu, sudah nyaris ambruk.

Sunarto, salah satu teknisi mengatakan, temuan kerusakan berupa besi berkarat, aus, keropos, ada pula yang patah. ”Ada yang perlu dilas, ada yang perlu ditambah, disesuaikan dengan tingkat kerusakan atau kondisinya.”

Pelaksana Tugas Direktur Taman Kyai Langgeng Edi Susanto berjanji segera memperbaiki wahana permainan yang rusak. ”Hasil temuan ini segera kami tindaklanjuti. Rusak ringan akan kami perbaiki, rusak berat akan kami ganti demi kenyamanan pengunjung.”

Kepala Disporabudpar Kota Magelang Hartoko yang juga Dewan Pengawas Taman Kyai Langgeng meminta pengelola dan teknisi wahana permainan untuk tidak menutupi kondisi fasilitas yang ada. ”Secara kasat mata mungkin kami tidak tahu, tapi teknisi yang lebih paham, sehingga kejujuran itu penting supaya kita semua tahu kondisi wahana permainan yang sebenarnya.” (mg4/isk/ce1)