Ratusan Paket Proyek Belum Terlaksana

158

SALATIGA—Ratusan paket pekerjaan yang telah dianggarkan Pemkot Salatiga, hingga saat ini belum juga terlaksana. Padahal tahun 2014 ini, Pemkot Salatiga memiliki 127 paket pekerjaan fisik dengan nilai total mencapai Rp 131,640 miliar.
Kabag Humas Setda Kota Salatiga, Adi Setiarso mengatakan bahwa sejauh ini proses tender proyek fisik memasuki tahap prakualifikasi. Setelah hasil prakualifikasi turun, proyek tersebut langsung diumumkan. Karena itu, Pemkot masih terus menunggu hasil prakualifikasi dari konsultan pengawas. “Kami berharap, hasil prakualifikasi bisa turun secepatnya sehingga tender bisa segera dilaksanakan,” katanya.
Sesuai ketentuan, katanya, prakualifikasi wajib untuk pengadaan barang dan jasa serta pengadaan jasa konsultansi yang menggunakan metode penunjukan langsung untuk pekerjaan kompleks, pelelangan terbatas dan pemilihan langsung.
“Ini dilakukan untuk menilai kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu lainnya dari penyedia barang dan jasa sebelum memasukkan penawaran,” katanya.
Dengan demikian, lanjut Adi, panitia lelang bisa mengetahui kompetensi dan kemampuan penyedia jasa. Sehingga panitia lelang menyeleksi penyedia jasa peserta lelang. Jadi penyedia jasa yang benar-benar memenuhi kualifikasi bisa diketahui secara pasti.
“Pada 2014 ini, semua pekerjaan fisik yang nilainya Rp 500 juta ke atas dilelang melalui sistem layanan pengadaan secara elektronik (LPSE). Lelang system ini diyakini bisa mencegah terjadinya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Terutama dalam proses pelaksanaan lelang tender proyek pemerintah,” imbuh dia.
Sementara itu, Wali Kota Salatiga Yuliyanto meminta kepada seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkot Salatiga untuk mempercepat proses lelang proyek fisik. Makanya, hingga saat ini masih banyak proyek yang belum dilelang. (sas/ida)