Persis Kandaskan Persitema

132

SOLO – Persis bakal menjalani liburan dengan hati membuncah. Kemarin (4/6), Persis berhasil mengandaskan perlawanan Persitema Temanggung 2-0 (2-0) dalam lanjutan Divisi Utama Grup 4 di Stadion Manahan. Kendati lawan yang dihadapi biasa-biasa saja, kemenangan itu terasa sangat spesial. Sebab, Persis berhasil menjaga posisi puncak klasemen sementara Grup 4, setidaknya hingga sepekan mendatang.
Yang lebih istimewa lagi, Persis sukses menjauh dari kejaran PSIS Semarang di posisi kedua. Di hari yang sama, PSIS justru selip dalam lawatan ke Stadion Wergu Wetan, kandang Persiku Kudus. Kemarin, Mahesa Jenar – julukan PSIS – hanya mampu berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1. Persis akhirnya unggul dua angka atas PSIS (22-20).
Namun, posisi puncak tersebut bisa saja bergeser, sepekan ke depan. Karena PSIS masih punya satu pertandingan sisa melawan tuan rumah Persitema di Stadion Bhumi Phala, 11 Juni. Jika meraih poin absolut, giliran PSIS yang bakal mengkudeta posisi Persis.
Apapun hasil PSIS di Temanggung, kubu Persis tidak mau ambil pusing. Fokus mereka saat ini menjalani liburan dengan hati tenang. “Mengamankan poin tiga, membuat kita aman di posisi puncak. Semoga tren tidak pernah terkalahkan ini bisa berlanjut empat laga tersisa nanti,” terang pelatih Persis Widyantoro usai laga.
Laskar Sambernyawa – julukan Persis – langsung unggul cepat lewat sundulan Ferry Anto menit ke-9. Gol tercipta dari set piece Javad Moradi di sisi kanan pertahanan Persitema.
Buruknya kinerja pertahanan Persitema, membuat Persis unggul 2-0 menit ke-35. Tinton Suharto berhasil memperdaya kiper lawan, Tri Febriyanto, setelah menerima throughpass matang dari Fandy Edy. Sayang, setelah ini Persis urung menambah gol hingga peluit panjang dibunyikan.
“Babak pertama kita memiliki delapan peluang yang seharusnya bisa jadi gol. Tapi itulah sepak bola. Babak kedua kita pancing untuk merubah suasana, soalnya pemain mereka tidak mau keluar,” keluh pria yang akrab disapa Wiwid tersebut.
Sementara itu, kekalahan ini membuat Persitema makin terpuruk di dasar klasemen. Hingga delapan laga, mereka hanya mampu mengemas dua poin. Alhasil, jurang degradasi kian mengintai pasukan Yopie Riwoe terebut.
“Untuk lolos degradasi, kita masih memiliki peluang. Intinya sebelum pertandingan terakhir selesai, kita masih optimistis. Untuk Persis memang susah dikejar. Namun untuk menyalip dua tim di atas kita, seharusnya bisa,” ucap Yopie Riwoe.
“Komunikasi dua centerback sering miss yang akhirnya lahir gol cepat Persis. Gol kedua juga karena miss communication kedua bek tengah kita,” sesalnya. (nik/fer/zah/isk)