Pemkab Diminta Menata PKL

158

WONOSOBO – Pemkab Wonosobo diminta menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Jalan Kartini dan Jalan Merdeka Wonosobo setiap hari libur. Peringatan tersebut, disampaikan oleh Polres Wonosobo.
Sebab, sesuai aturan UU No 22 tahun 1999 tentang lalu lintas, jalan raya tidak diperbolehkan untuk berjualan.
”Kami mendapatkan surat teguran dari Polres Wonosobo, terkait aktivitas PKL yang tiap hari libur jualan di jalan raya seputar Alun-Alun,” kata Kepala Dinas Pariwisata Wonosobo, Sigit Sukarsana, kemarin.
Sigit mengatakan, surat dari Polres Wonosobo, sudah dilayangkan sejak April lalu kepada Pemkab Wonosobo. Dalam surat tersebut, dijelaskan bahwa aktivitas PKL yang saban hari libur, membuka dagangan di Jalan Merdeka dan Jalan Kartini. Tepatnya, di sebelah selatan dan utara Alun-Alun. Hal itu melanggar Undang-Undang No 22 tahun 1999 tentang lalu lintas.
”Intinya bahwa PKL di jalan raya melanggar lalu lintas, untuk itu Polres meminta kepada pemkab untuk menertibkan,” katanya.
Sesuai dengan kewenangan bahwa Alun-Alun bagian dari tanggung jawab Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Sigit bersama beberapa instansi Pemkab sudah melakukan rapat koordinasi.
Beberapa SKPD yang terlibat, antara lain, Dishubkominfo, Satpol PP, KPPT, Bagian Hukum, DPU, Disperindag yang berada di bawah koordinasi Sekda Wonosobo. ”Rapat untuk mengurusi masalah ini, sudah digelar beberapa kali.”
Hasil dari rapat, kata Sigit, PKL yang tiap hari libur berdagang di ruas jalan Alun-Alun, akan dipindah. Rencananya, PKL di Jalan Merdeka— yang didominasi PKL kuliner— akan dipindah ke Jalan Pramuka. Atau, di sebelah utara rutan Wonosobo.
Sedangkan PKL aneka rupa yang berdagang di Jalan Kartini, akan dipindah ke Pasar Sumberan.
”Ini salah satu alternatif. Langkah ini, sebagai tindak lanjut atas peringatan Polres yang mendasarkan pada Undang-Undang Lalu lintas, bahwa Jalan raya tidak boleh untuk berdagang karena mengganggu kepentingan pengguna jalan.”
Kata Sigit, dari hasil rapat koordinasi, jika pemindahan ke dua lokasi itu tidak memungkinkan, maka ada alternatif kedua. Yaitu, PKL di Jalan Merdeka dan Jalan Kartini yang sebagian besar berasal dari Pasar Induk Wonosobo dan Pasar Plaza, diminta untuk kembali ke tempat semula. (ali/lis/ce1)