Mental Bertanding Dipuji

129

KUDUS – Meski gagal meraih poin penuh di Kudus setelah hanya menuai hasil imbang 1-1 di Stadion Wergu Wetan Kudus kemarin, namun secara permainan, kubu PSIS cukup puas dengan penampilan Fauzan Fajri dkk sore kemarin.
CEO PSIS, Alamsyah S Sukawijaya ditemui usai laga sore kemarin mengatakan, laga versus Persiku mampu mematangkan mental anak-anak PSIS untuk menghadapi sisa laga yang harus mereka lakoni. “Kita tahu pertandingan tadi (kemarin, Red) berjalan keras menjurus kasar. Tapi anak-anak mampu mengendalikan emosi dan tetap tampil baik. Dari situ kita bisa lihat mental bertanding kita semakin baik,” kata pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu.
Hanya saja, buntut dari permainan tensi tinggi kemarin, di laga tandang versus Persitema (11/6) besok, tim Mahesa Jenar terancam kehilangan beberapa pemain pilar mereka seperti Welly Siagian dan Ahmad Nufian Dani yang kemarin harus tergolek cedera.
Welly, bahkan sore kemarin harus dilarikan ke Rumah Sakit setelah mengalami cidera di kepalanya buntut dari benturan keras yang dia lakukan dengan seorang pemain belakang Persiku. “Kita masih terus memantau kondisi Welly. Mudah-mudahan di sisa waktu besok kondisinya bisa segera pulih dan bisa turun di pertandingan lawan Persitema,” kata pelatih Eko Riyadi ditemui di tempat yang sama kemarin.
Selain itu, Eko sore kemarin juga memuji penampilan tiga punggawa baru mereka yaitu Anam Sahrul, Nufian Dani dan Eli Nasoka. Khusus untuk Eli yang kemarin masuk dipertengahan babak kedua, laga kemarin merupakan laga debutnya bersama tim Mahesa Jenar. “Saya kira adaptasi pemain baru cukup bagus. Mereka sudah bisa bermain sesuai dengan yang kita inginkan. Ya mudah-mudahan untuk selanjutnya bisa semakin padu,” lanjut Eko Riyadi.
Hanya saja, pelatih asal Semarang itu juga berharap Fauzan Fajri dkk bisa memperbaiki ball possesion mereka di laga versus Persitema besok yang menurutnya juga tak kalah pentingnya dari laga versus Persiku kemarin. “Ball possesion dan penyelesain akhir masih menjadi evaluasi kita. Terutama untuk lini tengah bagaimana mengatasi permainan keras dengan tensi tinggi seperti di persiku tadi (kemarin, Red),” pungkas Eko kemarin. (bas/smu)