Dicopot Begitu Jadi Terdakwa

154

Pejabat Bank Jateng Ditahan

GUBERNURAN — Bank Jateng memastikan akan segera mencopot jabatan Pimpinan Cabang Utama Susanto Wedi dan Direktur Operasional Bambang Widiyanto begitu status keduanya meningkat menjadi terdakwa. Penggantian keduanya akan dilakukan secara seleksi terbuka.
Komisaris Utama Bank Jateng Sri Puryono mengatakan, pihak manajemen akan mengambil langkah agar kasus tersebut tidak membuat kinerja bank pelat merah itu menurun. ”Kita pelajari, daripada mengganggu kinerja, jika sudah terdakwa ya sudah, otomatis harus diganti,” ungkapnya kepada Radar Semarang.
Seperti diberitakan, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng menahan Pimpinan Cabang Utama Bank Jateng Susanto Wedi. Susanto adalah salah satu tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan aplikasi Core Banking System (CBS) Bank Jateng tahun 2006 senilai Rp 35 miliar.
Tersangka yang saat itu menjabat Kepala Biro Teknologi Bank Jateng itu ditahan setelah menjalani pemeriksaan di kantor Kejati, Jalan Pahlawan, Semarang, Senin (2/6). Dia ditahan di Lapas Kedungpane Semarang. Satu tersangka lainnya, Direktur Operasional Bank Jateng Bambang Widiyanto yang tidak hadir saat dipanggil penyidik kejaksaan belum ditahan. Pasalnya yang bersangkutan dikabarkan sakit dan menjalani perawatan di RS Telogorejo Semarang.
Lebih lanjut Sri Puryono mengatakan, seleksi pengganti keduanya akan dilakukan secara terbuka. ”Proses melalui fit and proper test lagi,” imbuhnya.
Sri Puryono menambahkan pihaknya saat ini sudah menjalankan kewajiban dengan memberikan pembelaan kepada kedua pejabat tersebut sejak statusnya menjadi tersangka.
Terkait dengan ditahannya Susanto, Bank Jateng akan mengikuti proses hukum. ”Kita ikuti saja,
penegak hukum kan punya keyakinan sendiri, alat bukti, kekuatan saksi, dan langkah penahanan tidak bisa kita intervensi,” paparnya. (ric/aro/ce1)