SEMARANG — PSIS Semarang akan kembali berlaga di Kompetisi Divisi Utama 2014 putaran kedua sore (4/6) ini. Kali ini, Fauzan Fajri dkk akan melakoni laga tandang melawan Persiku di Stadion Wergu Wetan Kudus. Bukan laga yang mudah, namun tim berjuluk Mahesa Jenar itu wajib mendulang poin di laga kali ini untuk mengganti hilangnya dua poin di kandang saat hanya bermain imbang 1-1 menjamu Persis Solo Sabtu (31/5) lalu.

”Target kita bisa mencuri poin di dua pertandingan tandang berikutnya yakni melawan Persiku (4/6) dan Persitema (11/6). Ya, memang butuh kerja ekstrakeras dan terus fokus sepanjang pertandingan. Harapannya minimal kita bisa mencuri satu poin untuk mengganti hilangya poin di kandang lalu,” beber CEO PSIS, Alamsyah Sukawijaya kepada Radar Semarang kemarin.
Pertandingan sore ini juga bakal menjadi laga tandang terberat PSIS di putaran kedua. Maklum saja, meski kini baru berhasil menghuni peringkat keenam, Persiku selalu berhasil membuat kejutan bagi tim Mahesa Jenar. Di putaran pertama lalu, pasukan Agus Riyanto nyaris membuat malu PSIS di depan publik sendiri. Permainan impresif Amadou Gakou dkk membuat PSIS harus berjuang keras sebelum akhirnya mampu unggul 3-2.
”Tapi, kita punya sejarah bagus di Kudus. Musim lalu, PSIS berhasil menang 0-1 di Stadion Wergu Wetan. Semoga hal itu bisa menjadi pemicu anak-anak. Meski dari sisi teknis, kita juga berharap anak-anak akan tampil lebih baik dibanding lawan Persis lalu,” lanjut Alamsyah yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu.
Dari sisi kekuatan, sore ini PSIS bakal tampil pincang di sektor gelandang kiri. Pasalnya, legiun asing Uruguay tim Mahesa Jenar, Ronald Fagundez, harus absen di Kudus lantaran terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Sebagai gantinya, arsitek PSIS Eko Riyadi menyiapkan pemain baru Ahmad Nufian Dani untuk menghuni pos Fagundez. Sementara di depan, Eko akan menurunkan Julio Alcorse yang kini telah mengoleksi lima gol. Bomber asal Argentina itu sempat absen versus Persis karena hukuman akumulasi.
Di pos tengah, saat ini Eko memiliki banyak pilihan menyusul bergabungnya eks gelandang PSS Sleman, Eli Nasoka yang juga sudah siap dimainkan. Di pos center bek, duet Anam Sahrul dan kapten Fauzan Fajri masih menjadi pilihan utama Eko.
”Yang jelas, kemarin kami terus perbaiki koordinasi lini pertahanan. Saat lawan Persis, kami kecolongan karena antisipasi pertahanan tidak bagus. Dan secara keseluruhan, besok (hari ini, Red) semua pemain siap untuk turun kecuali Fagundez yang terkena akumulasi kartu,” ujar Eko Riyadi.
Sementara di kubu Persiku, tim berjuluk Laskar Macan Muria ini dipastikan akan tampil tanpa center bek tangguh Sylla Bamba yang diprediksi bakal menjalani masa pemulihan pascacedera hingga akhir kompetisi nanti. Sebagai gantinya, saat ini Persiku telah merekrut eks center bek Persiba Bantul, Johan Ibo. Selain itu dua muka lama Persiku, yakni Murwanto (Persijap) dan Agus Santiko di jeda kompetisi ini juga bakal menjadi kekuatan baru Macan Muria.
Kemudian di lini depan, Persiku juga masih akan mengandalkan bomber berbahaya Gakau Amadou yang hingga kini sudah mengoleksi tujuh gol dari tujuh laga yang dijalani bersama Persiku. ”Tetapi kemarin Murwanto sedikit bermasalah dengan engkelnya. Ya, mudah-mudahan besok (hari ini, Red) cederanya sudah membaik dan siap diturunkan. Secara keseluruhan, pemain-pemain baru sudah bisa adaptasi hanya mungkin masalah kebugaran yang perlu diperbaiki,” terang Agus Riyanto.

Selain itu, eks arsitek Persip Pekalongan itu juga berharap sore ini kedua tim bisa bermain terbuka meski di satu sisi Agus menilai PSIS memiliki kekuatan yang lebih baik dibanding timnya saat ini. ”Lebih dari apa pun, kami ingin memberikan tontonan yang baik bagi masyarakat. Makanya, kami akan ajak PSIS untuk bermain terbuka. Sebagai tuan rumah, kita juga akan tampil semaksimal mungkin untuk mengamankan tiga poin,” pungkas pelatih asal Semarang ini. (bas/aro/ce1)