Tutup Galian C, Warga Bongkar Jembatan

12

BATANG-Ratusan warga membongkar paksa jembatan beton yang dijadikan jalur transportasi truk dan alat berat penambangan Galian C di Sungai Lohjahan, Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Senin siang (2/6) kemarin. Warga geram lantaran proyek tersebut diduga menganggu pengairan sawah warga di 5 desa setempat.
Adalah warga Desa Brayo, Penangkan, Brokoh, Sendang dan Desa Wonotunggal. Mereka terpaksa membongkar jembatan cor beton dengan lebar 6 meter dan panjang 2 meter itu, dengan alat seadanya.
Erik, 34, warga Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal, mengungkapkan bahwa aksi bongkar paksa jembatan tersebut dilakukan, lantaran warga kecewa dengan pengusaha Galian C yang tidak mau menghentikan penambangan. Bahkan, sebelum aksi bongkar jembatan dilakukan, warga sudah melakukan aksi penutupan Galian C.
”Aksi bongkar jembatan ini adalah jalan terakhir, setelah beberapa aksi yang kami lakukan tidak pernah direspon. Harapannya, agar truk dan armada alat berat tidak bisa lewat untuk mengangkut Galian C,” ungkap Erik yang dibenarkan ratusan warga lain.
Kepala Desa Brayo, Eko Sulistyo, menjelaskan bahwa sebelumnya beberapa warga 5 desa sudah melaporkan penambangan tersebut kepada Bupati Batang Yoyok Rio Sudibyo. Bahkan, bupati langsung melakukan pemanggilan terhadap pemilik Galian C tersebut.
”Kami sudah sangat kecewa dan tidak bisa berpikir lagi, bagaimana cara menghentikan penambangan Galian C ini. Apalagi sudah dilarang bupati, tetap saja tidak digubris,” kata Sulistyo.
Sulistyo juga menandaskan bahwa Galian C di Sungai Lohjahan tidak berizin alias ilegal. ”Sudah beroperasi lebih dari 3 tahun, dan Galian C tersebut ilegal,” tandas Sulistyo saat di lokasi pembongkaran jembatan.
Derajat, 47, pemilik Galian C di Sungai Lohjahan, membantah, jika usahanya tersebut tidak berizin. Dalihnya, izin penambangan sudah diajukan kepada Bupati Batang melalui Dinas Perizinan Kabupaten Batang. Namun belum keluar. ”Izin sudah saya ajukan, namun izinnya memang belum keluar. Jangan mengatakan kalau Galian C saya tidak berizin,” bantah Derajat dengan nada emosi.
Sementara itu, Bupati Yoyok menegaskan bahwa pihaknya melarang semua usaha Galian C yang tidak memiliki izin usaha penambangan. ”Saya sudah menginstruksikan kepada Satpol PP untuk menghentikan kegiatan Galian C di Sungai Lohjahan Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal dan Galian C lainnya yang tidak berizin,” tegas Bupati Yoyok. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here