BOYOLALI–Satu lagi pegawai negeri sipil (PNS) Boyolali dikenai sanksi tegas. Pasalnya, PNS yeng bertugas di Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali itu diduga sebagai pemeran video dan foto mesum yang beredar beberapa waktu lalu. Meski tergolong sanksi berat, namun PNS yang berprofesi sebagai bidan itu tidak sampai dipecat.
Awal pemberian sanksi ini setelah beberapa waktu lalu warga Boyolali digegerkan dengan beredarnya video dan foto mesum yang diduga pemerannya adalah oknum PNS Boyolali. Pemkab setempat langsung bergerak cepat menangani kasus ini. Yang bersangkutan dipanggil tim pemkab untuk pemeriksaan.
Hasil pemeriksaan lantas diserahkan kepada bupati. Kabar yang beredar, PNS tersebut tercatat sebagai staf dinkes, yang sehari-hari bertugas sebagai bidan. Dalam video dan foto, yang bersangkutan berinisial ST, itu tengah bermesraan dengan seorang pria yang diduga selingkuhannya.
Sedangkan pria tersebut diduga berinisial HR, yang merupakan petugas keamanan bank di Boyolali. Namun telah dipecat lantaran kasus tersebut. ”Ya benar, yang bersangkutan telah diberi sanksi tegas. Sanksi yang dijatuhkan adalah sanksi berat. Jenis sanksinya adalah kewenangan penuh bupati. Saat ini, rekomendasi sudah disampaikan oleh tim kepada Pak Bupati, tinggal tunggu tanda tangan,” tegas Kepala BKD Boyolali Karsino, kemarin (2/6).
Meski tergolong sanksi berat, namun dirinya menyebut, yang bersangkutan tidak sampai pada pemecatan atau pemberhentian sebagai PNS. Sanksi ini dijatuhkan terhadap PNS bersangkutan telah dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Langkah tersebut merupakan upaya pemkab dalam penegakan disiplin pegawai.
Kasus ini, lanjut dia, jelas-jelas telah mencoreng PNS di mata masyarakat. Hal ini terlepas dari apakah posisi yang bersangkutan adalah sebagai korban atau pelaku yang mengedarkan video atau foto-foto mesum itu. ”Profesi PNS kan melekat, dan sudah ada aturan tegas yang harus dipatuhi seorang PNS di mana pun berada,” tegas dia. (wo/un/ida)