Nekad Minum Penggugur Kandungan

141

Kasus Buang Bayi di Musala

KENDAL—Pembuang mayat janin di kamar mandi musala yang sempat menggegerkan warga Sijeruk Kecamatan Kota Kendal akhirnya diringkus Polres Kendal. Pelakunya adalah warga sekitar yang juga ibu kandung janin, Hanum Supriyati, 21. Supriyati kini diamankan di unit perlindungan perempuan dan anak Polres Kendal.
Kepada penyidik Polres Kendal, ia mengaku nekat menggugurkan janin berusia lima bulan tersebut dengan minum obat dan melakukannya tanpa bantuan orang lain. Janin tersebut merupakan hasil hubungan gelapnya dengan kekasihnya Heru warga Kelurahan Trompo. “Terpaksa saya gugurkan, karena pacar saya tidak mau menikahi saya,” akunya.
Kendati begitu, Supriyati mengaku, keberaniannya menggugurkan kandungan atas saran dari pacarnya sendiri. Awalnya ia tidak mau, namun karena pacarnya tidak mau bertanggung jawab akhirnya digugurkan juga. 
“Saya gugurkan denga cara minum obat penggugur kandungan yang dibelikan pacar saya. Awalnya tidak mau menggugurkan, tapi sudah terlanjur,” katanya.
Terungkapnya Supriyati ini, setelah pihak Kelurahan Sijeruk mencari informasi dari warganya. Akhirnya, Supriyati sendiri mengaku jika dialah pelaku yang membuang janin di musala.
“Yang tanya saat itu Pak Lurah, Ketua RT dan saya sendiri. Dia (pelaku Supriyati, Red) menggugurkan kandungannya menggunakan obat penggugur kandungan di dalam kamar. Usai menggugurkan kandungannya janin, kemudian dibuang oleh tetangganya,” kata Ketua RW setempata, Sapari.
Pihak Kepolisian kini telah mengumpulkan alat bukti dengan memeriksa sejumlah saksi. Selain itu, telah memeriksa pelaku dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soewondo untuk menjalani visum.
“Tersangka sebenarnya ada dua, selain tersangka Supriyati, ada pacarnya bernama Heru. Tapi masih dalam pengejaran, karena tersangka kabur,” kata Kapolres Kendal, AKBP Haryo Sugihartono.
Seperti diberitakan sebelumnya, mayat janin ditemukan warga di Musala Baitur Rahman Desa Si Jeruk pada 16 April lalu. Janin dengan berat 500 gram itu ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa oleh Muhamad Yusro, 47, warga setempat. (bud/ida)