Menunggu Sang Kapten

82

TEMANGGUNG — Pelatih Persitema Temanggung sejauh ini belum menunjuk kapten tim yang baru. Sebelumnya, pria yang mengenakan ban kuning saat pertandingan adalah Deni Nurdiansyah. Untuk diketahui, Deni sendiri harus absen selama enam bulan karena skorsing dari Komisi Disiplin, PT Liga Indonesia sebagai penyelenggara Divisi Utama.
Manajer Persitema Yunianto, mengatakan, pihaknya belum menentukan nama pengganti bagi posisi kapten, usai ’libur’-nya Deni Nurdiansyah.
Menurut Yunianto, pertimbangan untuk menentukan kapten definitif, juga dimiliki oleh pelatih kepala. ”Nanti kita lihat coach Yopie memilih siapa dan kami akan pertimbangkan untuk menjadi kapten.”
Deni mendapatkan kartu merah saat melawat ke PSIS Semarang pada putaran pertama lalu. Deni mendapatkan sanksi enam bulan tidak boleh mengikuti pertandingan sepak bola di Indonesia oleh Komite Disiplin, PT Liga Indonesia.
Posisi yang ditinggalkan Deni, sementara dipegang oleh Adik Sumarno, salah seorang pemain senior di lini belakang.
”Sebenarnya Adik sudah sangat bagus. Dia tenang dan kalem dalam bermain. Tidak mudah terpancing emosi juga. Selain itu, Adik juga pemain senior yang telah bersama Persitema sejak divisi I. Tentu dia juga memiliki potensi menjadi kapten definitif,” kata Yunianto.
Meski begitu, sambung Yunianto, semua pemain punya kans yang sama. ”Semuanya punya potensi. Tergantung nanti coach Yopie akan memilih siapa.”
Pelatih Kepala Persitema, Yopie Riwoe mengaku belum berkonsentrasi untuk menentukan siapa yang menjadi kapten tim.
Yopie mengklaim masih berkonsentrasi menyusun formasi pemain inti yang akan diturunkan pada setiap laga. ”Kita konsentrasi dulu memilih tim inti.”
Setelah tim inti terbentuk, pihaknya baru akan memperhitungkan siapa yang paling pantas menjadi kapten tim Laskar Bambu Runcing.
”Saya kan masih baru, kita lihat dulu saja, nanti setelah semua selesai baru kita tentukan,” tandasnya. (zah/lis/ce1)

Tinggalkan Komentar: