LSM Adukan Pengadaan Alkes

165

DEMAK-Koalisi LSM Demak, kemarin, mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak. Mereka melaporkan dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) 2007 senilai Rp 835 juta. Koalisi LSM yang turut melaporkan adalah LP3EM, LCKI, STIK, Forgana, Gapura, dan CDDS.
Juru bicara Kaolisi LSM, Zaenal Muttaqin mengungkapkan, kasus serupa sebetulnya juga diduga telah terjadi di Banjarnegara dan Tegal. Di dua daerah itu sebelumnya, telah ditangani pihak penegak hukum.
“Karena itu, untuk pengadaan alkes di Demak ini, kami minta segera ditangani sesuai proses hokum yang berlaku,” ujar Zaenal di sela beraudiensi dengan pihak kejaksaan, kemarin.
Menurutnya, kualitas alkes diduga tidak sesuai spesifikasi. Alkes yang dipersoalkan adalah pengadaan photometer microlab 300 yang diterima Puskesmas Wedung 1 dan Mijen. Selain soal alkes, LSM juga meminta pengutusan pembangunan talud di Sayung. Menanggapi aduan LSM itu, Kasi Pidum Kejari Suherman SH menuturkan, laporan itu akan disampaikan kepada kepala Kejari (Kajari) untuk dipelajari lebih lanjut. “Kami sampaikan dulu ke Kajari,” katanya. (hib/ida)

Tinggalkan Komentar: