Koalisi Parpol, Relawan dan Rakyat

23

SEMARANG – Tim Pemenangan pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla (Jokowi – JK) menargetkan perolehan suara sebesar 70 persen di Jateng. Untuk mewujudkan target tersebut, kinerja parpol koalisi dan tim relawan akan dikolaborasikan. Tim relawan Jokowi – JK yang terdiri dari banyak organisasi diharapkan mampu membendung kampanye hitam dan money politics dalam Pilpres kali ini.
Minggu (1/6) bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, digelar 3 acara sekaligus untuk mendeklarasikan pasangan Jokowi – JK. Ketiganya adalah Jalan Sehat dilanjutkan Deklarasi di lapangan Simpanglima Semarang, Peresmian Posko Relawan JKW4P Jawa Tengah di Jalan Pemuda No 58 Semarang, serta Peresmian Posko Bersama Parpol Pengusung di Jalan Pamularsih, Semarang.
Ketua Tim Pemenangan Jokowi – JK Jateng Heru Sudjatmoko mengatakan target suara pasangan tersebut di provinsi ini mencapai 70 persen. Namun beberapa daerah sudah ada yang menargetkan sampai 80 persen seperti Kota Solo, dan Kabupaten Sukoharjo. Guna mencapai angka tersebut, koalisi parpol pendukung yaitu PDIP, PKB, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan PKPI saja dianggap tak cukup. “Yang tidak kalah penting dalam koalisi tanpa syarat ini adalah koalisi dengan relawan dan rakyat. Ini tidak bisa dilawan siapapun,” ujar Heru sebelum memimpin pembacaan deklarasi di lapangan Simpanglima, kemarin. Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori, Ketua DPW Partai Nasdem Jateng IGK Manila, Ketua DPD Partai Hanura Jateng Joko Besariman, Ketua DPD PKPI Jateng Jafar Abidin, Ketua DPC PDIP Kota Semarang Hendrar Prihadi, serta sejumlah bupati/wali kota.
Heru menambahkan rakyat saat ini tidak lagi mendambakan pemimpin yang gagah, dan ganteng. Sebaliknya, mereka sudah rindu dengan pemimpin yang jujur, apa adanya, tidak neko-neko, dan sederhana. “Sederhana karena sebagian besar rakyat masih hidup dalam kesederhanaan, dan yang tak kalah penting mau datang di tengah rakyat,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng itu.
Heru mengatakan pihaknya akan memfungsikan para relawan untuk menangkal kampanye hitam dan politik uang. Sebab karena keterbatasan informasi, sebagian besar masyarakat masih bisa dibelokkan pilihannya dengan kampanye hitam.
Acara deklarasi dilanjutkan dengan Peresmian Posko Relawan JKW4P Jawa Tengah di Jalan Pemuda No 58 Semarang. Koordinator Relawan dijabat langsung Ganjar Pranowo yang juga Gubernur Jateng. Sejumlah elemen relawan yang bergabung diantaranya Relawan Jokowi Akrab, #JokoWinners, Komunitas Alumni IKIP PGRI Semarang, Rejo (Relawan Jokowi), Sekna Jokowi, Kawan Jokowi, Komunitas Alumni Undip, dan Komunitas Alumni ITB. Setelah itu dilakukan persemian Posko Bersama di Jalan Pamularsih yang ditandai dengan pemotongan tumpeng.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng Agustina Wilujeng mengatakan di hari yang sama kemarin juga dilakukan deklarasi dukungan kepada Jokowi – JK oleh Keluarga Besar Marhaenis (KBM) dan Relawan Gunung Wungkal di Pati, deklarasi parpol pengusung di Banjarnegara, dan pembentukan relawan di Cilacap. “Dukungan terus mengalir. Setiap hari ada deklarasi di 6 sampai 6 tempat. Para relawan ini diharapkan bisa menjadi duta dan bertemu masyarakat secara langsung untuk melakukan man to man marking,” paparnya.
Dikatakannya, sesuai pesan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri, semua kader partai diminta mewaspadai empat hal terkait dengan Pilpres 9 Juli mendatang. Empat hal tersebut adalah soal IT terkait dengan jejaring sosial yang banyak menyudutkan Jokowi, gerakan intelejen, money politics dan pemungutan suara serta penghituangan suara.
“Ibu Mega menganggap empat hal tersebut sebagai ancaman bagi kemenangan pasangan Jokowi-JK yang diusung oleh lima partai koalisi. Untuk itu kami harus waspada terhadap gerakan tersebut agar target perolehan 70 persen di Jateng bisa tercapai,” tegasnya. (ric)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here