Jurnalis Radar Semarang Sabet Juara 1 Lomba Foto

173

JAKARTA – Foto karya jurnalistik wartawan Radar Semarang/Radar Kedu, Sumali Ibnu Chamid, menyabet juara 1 lomba foto pendidikan dan kebudayaan 2014.
Lomba dihelat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Foto berjudul Tanamkan Seni Budaya Pada Pelajar, mengalahkan ratusan foto lain yang dikirim oleh sejumlah jurnalis dari media massa di Indonesia.
Penganugerahan kejuaraan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh, diserahkan pada 28 Mei di Hotel Amoz Cozy, Kebayoran Baru.
Penyerahan hadiah diwakili oleh Sekjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Ainun Naim. Hadiah diserahkan kepada ketiga juara. Meliputi Sumali Ibnu Chamid sebagai juara 1, kemudian juara 2, Irsan Mulyadi Media fotografer Antara wilayah Medan, dan juara 3, Mushaful Imam dari Koran Sindo wilayah Palembang.
Sebelum menyerahkan hadiah, Prof Ainun Naim mengatakan, tiap tahun, Kemendikbud berupaya mengapresiasi sejumlah karya dalam bentuk artikel, features, dan foto terkait isu pendidikan.
”Kami yakin, melalui penghargaan ini akan memberikan dampak dalam kemajuan pendidikan dan kebudayaan di Indonesia,” katanya.
Ainun mengatakan, melalui lomba fotografi— serta penulisan artikel dan features melibatkan wartawan, praktisi pendidikan, pelajar dan umum— akan memberikan evaluasi. Sekaligus, inovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
”Media berperan dalam membentuk framing. Framing ini membentuk cara pandang mengenai pendidikan, sebagai bekal dalam melakukan inovasi pendidikan di Indonesia agar lebih maju,” katanya.
Ketua Penyelenggara Prof Ibnu Hamad mengatakan, lomba karya fotografi mengenai pendidikan, dibagi dalam tiga kategori. Meliputi umum, pelajar, dan jurnalis. Jumlah peserta mencapai 1.513 orang. Sebagai juri, foto Oscar Matullah (fotografer senior LKBN Antara), Johnny TG (editor foto Kompas) dan Sukemi (staf Kemendikbud).
”Melalui lomba ini, kami berharap ke depan capaian pendidikan di Indonesia akan lebih maju, bekerja sama dengan masyarakat, pelajar dan jurnalis,” katanya. (lis/isk/ce1)