Jatidiri segera Direnovasi

16

PEMERINTAH Provinsi Jateng selaku pemilik Stadion Jatidiri rencananya akan merenovasi stadion yang sudah berusia 23 tahun tersebut. Pada 2015 mendatang, rencananya upaya perbaikan akan dimulai.
Ketua Komisi E DPRD Jateng Alamsyah Sukawijaya mengatakan, saat ini Detail Engeenering Design (DED) renovasi Jatidiri tengah dirampungkan.
“Rencana kalau tidak ada hambatan tahun 2015 DED sudah dibuat. Total anggaran renovasi Stadion Jatidiri yang kami siapkan sebesar Rp 60 miliar. Rencananya, anggaran tersebut juga berasal dari APBN melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga. Nanti kita lihat kalau APBN memang turunnya sedikit, akan kita tambah dari APBD Provinsi. Kebetulan kita juga sudah berbicara dengan Pak Gubernur (Ganjar Pranowo, Red),” terang pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi ini.
Yoyok mengatakan, selain lapangan, konsep renovasi Jatidiri nantinya juga akan merambah kepada penambahan kapasitas tempat duduk dan fasilitas-fasilitas pendukung lainnya. ”Tapi nanti Stadion Jatidiri khusus untuk menggelar pertandingan. Untuk fasilitas latihan, kita siapkan lapangan A, B dan C, bisa di sekitar situ, atau di wilayah lain. Rencananya di wilayah Pucang Gading. Jadi, secara tidak langsung pemakaian stadion utama juga harus diperhatikan, makanya hanya khusus untuk pertandingan,” bebernya.
Menurut pria yang saat ini menjadi CEO PSIS ini, upaya perbaikan tersebut dinilai cukup realistis dibandingkan jika Kota Semarang harus membuat stadion baru. Sebab, biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun stadion baru bisa berkali-kali lipat.
“Pemerintah provinsi sebenarnya sudah membuat grand design sport center untuk GOR Jatidiri. Karena ada venue olahraga lain dan mess di situ yang nanti nilainya sekitar Rp 200 miliar. Tapi, khusus untuk stadion utamanya, rancangannya di luar sport center itu,” katanya.
Mengenai pengelolan sendiri, rencananya ke depan baik sport center maupun stadion utama di Jatidiri akan diserahkan ke masing-masing pengurus cabang olahraga (cabor) terkait. ”Karena yang tahu perawatannya justru dari cabor. Tapi, untuk mess kemungkinan tetap akan dikelola oleh pihak ketiga,” tandasnya. (bas/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here