Ganjar Pamer Sepatu DI

15

DEMI INDONESIA – Ganjar Pranowo mengangkat kakinya yang memakai Sepatu DI saat menari kuda lumping bersama kelompok Kuda Lumping Cantik dari Jogjakarta di Posko Relawan JKW4P Jateng kemarin.

SEKAYU – Dukungan pemenang konvensi capres Partai Demokrat, Dahlan Iskan (DI) kepada pasangan Joko Widodo–Jusuf Kalla (Jokowi–JK) tampaknya segera direspons kader PDI Perjuangan yang juga Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Ganjar terlihat memakai sepatu DI saat menari kuda lumping dan meresmikan Posko Relawan JKW4P Jateng di Jalan Pemuda No 58 Semarang, Minggu (1/6).
Sepatu asli buatan lokal dengan warna abu-abu, tulisan DI, dan angka 19 yang dipakai Ganjar tersebut langsung menarik perhatian wartawan. Terlebih kemarin Ganjar hanya memakai celana pendek dan kaos merah bertuliskan Jokowi. Dengan sepatu yang dipopulerkan Dahlan tersebut, Ganjar mengikuti Jalan Sehat dan Deklarasi Pasangan Jokowi–JK di lapangan Simpanglima.
Masih memakai sepatu itu, Ganjar asyik menari kuda lumping bersama kelompok Kuda Lumping Cantik dari Jogjakarta usai meresmikan Posko Relawan JKW4P Jateng. Kader PDI Perjuangan berambut putih itu juga tampak pede saat beberapa kali mengangkat kaki saat menari, seolah-olah ingin memamerkan sepatunya.
Saat ditanya wartawan, dia mengatakan hal itu menunjukkan kerja sama dengan Dahlan Iskan guna memenangkan Jokowi–JK pada 9 Juli nanti. ”Ini yang menarik, kita tunjukkan kalau kerja sama itu oke,” ucapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, pembentukan posko itu dilakukan setelah banyak elemen yang mau bergabung menjadi relawan melalui sosial media. ”Maka saya tampung di sini karena di dunia virtual gak cukup, mereka butuh ketemu fisik. Maka ada teman-teman mau terlibat, mereka relakan tenaga pikirannya, mau mengerjakan, ketemu ruang kayak begini,” katanya. Dia mengaku surprise karena banyak kelompok kesenian yang tampil. Di antaranya kelompok kuda lumpung dari Jogjakarta, Purworejo, Boyolali dan Cilacap.
Meski begitu dia membantah atraksi kuda lumping yang ditampilkan untuk menyindir capres Prabowo Subianto yang hobi naik kuda betulan. ”Nggak lah, ini gerakan rakyat sejati. Kuda lumping sejarahnya dulu melawan Belanda dengan cara yang tidak kelihatan oleh Belanda,” tandasnya.
Terpisah, Asosiasi Pedagang Mi dan Bakso (Apmiso) Jawa Tengah juga mendeklarasikan dukungan pada Jokowi-JK di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Minggu (1/6). Mereka membagikan ratusan porsi bakso kepada pengunjung TBRS. Sebagai simbol dukungan, sebuah bakso raksasa seberat 7 kilogram dibelah dan isinya terdapat gambar Jokowi-JK.
Pembina Apmiso Jateng Mustofa mengaku, munculnya stiker Jokowi-JK dari dalam bakso tersebut sebagai simbol lahirnya Satrio Piningit seperti dalam lakon wayang orang yang ditampilkan. ”Mereka adalah Jokowi-JK yang tahu kepentingan rakyat kecil,” katanya. (ric/hid/ton/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here