KLATEN-Satuan Narkoba Polres Klaten berhasil membekuk dua anggota sindikat narkoba. Mereka dibekuk saat akan mengambil barang yang dipesan dari bandar di belakang Kantor Samsat Delanggu. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 0,9 gram narkoba jenis sabu sebagai barang bukti.
Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Solo, dua pelaku yang ditangkap Rahmadi, 28, dan Ngatno, 29, merupakan warga asal Pasar Kliwon, Solo. Kasus ini bermula dari penyelidikan oleh anggota Satnarkoba bahwa akan ada transaksi di sekitar Samsat Delanggu.
Tidak mau kecolongan polisi melakukan pengintaian di sekitar lokasi tersebut. Benar saja, pada waktu yang telah diinformasikan pada polisi ada dua orang yang datang ke belakang Samsat Delanggu.
“Awalnya hanya satu orang yang turun dari sepeda motor untuk mencari barang yang dipesan. Karena tidak ketemu maka pelaku lain ikut mencari dan ketemu, begitu barang narkoba ditemukan polisi langsung menangkap keduanya,” ujar Kasubag Humas Polres Klaten Hastin Marhadjanti.
Dia menambahkan, kedua pelaku yang ditangkap diduga sudah lama menggunakan narkoba jenis sabu-sabu. Transaksi yang dilakukan dengan modus mengirim pesan singkat untuk pesan barang.
Setelah menentukan tempat dan harga cocok maka pemesan datang ke lokasi yang ditentukan. Untuk pembayaran biasanya ditransfer ke rekening bank setelah barang diambil. “Modalnya saling percaya antara pengedar dan pemakai. Kami masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengembangkan kasus ini. Pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba. Mereka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara,” tegasnya. (oh/bun/ida)