Awas, Grafik Permainan Turun

153

SEMARANG – PSIS menuai hasil buruk di dua laga terakhirnya. Setelah kalah 0-1 dari Persis Solo di Stadion Manahan Solo di akhir putaran pertama kompetisi Divisi Utama lalu, Sabtu (31/5) PSIS hanya bisa bermain imbang, lagi-lagi Persis Solo yang menjadi pengganjal langkah Mahesa Jenar.
Situasi tersebut tak urung harus membuat tim PSIS waspada. Sebab sebelum dua laga lawan Laskar Sambernyawa tersebut, PSIS selalu menang. Enam laga disapu bersih PSIS. Bahkan di luar kandang, Ronald Fagundez selalu meraup poin penuh.
Mau tak mau, PSIS memang harus berbenah dan evaluasi. Untuk mencari penyebab melempemnya performa tim kebanggaan Wong Semarang ini. Ini penting, selagi PSIS masih menyisakan enam laga lagi di putaran kedua ini. “Ya, kita akan segera evaluasi dan berbenah. Kita akui memang di dua laga terakhir permainan PSIS memang kurang memuaskan, dan itu akan kita cari penyebabnya,” jelas Manajer tim PSIS Wahyu ‘Liluk’ Winarto, kemarin.
Liluk mengatakan, hasil buruk kemarin tidak terkait dengan perombakan tim. Bahkan bongkar pasang dengan dua rekrutan baru yakni Achmad Noviandani dan Anam Syahrul menurut Liluk cukup menuai hasil. Menjalani debut di PSIS versus Persis tak membuat bomber anyar PSIS Ahmad Noviandani keder. Pemain yang akrab disapa Dani itu menyumbang gol semata wayang PSIS meski akhirnya kedua tim harus bermain imbang 1-1. Dani mampu membuktikan bahwa dia menjadi salah satu striker lokal berbahaya yang saat ini dimiliki PSIS.
Sementara masih terkait pemain anyar, manajemen PSIS rencananya ahari ini akan melakukan penandatanganan kontrak dengan eks gelandang PSS Sleman, Eli Nasoka yang mencapai kesepakatan untuk bergabung. Eks gelandang tim PON Jateng ini sore kemarin sudah bergabung berlatih bersama Fauzan Fajri dkk di Stadion Jatidiri Semarang. “Kita sudah sepakat dengan Eli soal nilai kontrak. Kalau tidak ada halangan besok (hari ini, Red) dia akan kami kontrak agar bisa segera di daftarkan ke PT Liga,” kata Liluk.
Bergabungnya Eli Nasoka tentu bakal menjadi tambahan amunisi yang cukup berarti bagi PSIS mengingat di jeda kompetisi kemarin, PSIS kehilangan dua pemain di sektor tersebut yaitu Boas Atururi dan Gypsi Salaita Alaita.
Sementara Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho mengatakan, penampilan dua pemain anyar Achmad Noviandani dan Anam Syahrul sudah sesuai harapan. “Saya kira penampilan Dani cukup bagus, dia juga bisa mencetak gol. Hanya mungkin dia masih butuh waktu untuk adaptasi dengan gaya permainan pemain lain, dan kami yakin dia akan tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya,” katanya. Sementara Anam Sahrul yang menggantikan posisi Safrudin Tahar yang kemarin digeser di bek kanan, menurut Agung secara keseluruhan,cukup taktis ketika berduet dengan Fauzan Fajri di center bek. (bas/smu)