2 Pelaku Curanmor Dibekuk

160

Satu Bulan Gasak 7 Motor

GROBOGAN–Dua tersangka pelaku pencurian kendaraan sepeda motor (curanmor) berhasil dibekuk oleh jajaran Satreskrim Polres Grobogan. Mereka, Priyono, 38, warga Dusun Karanggayam, RT 3/RW 4, Desa Tanggungharjo, Kecamatan Grobogan dan Ana Sutra, 23, warga Dusun Sido Mulyo, RT 5/RW 4, Desa Tanggungharjo, Kecamatan Grobogan.
Penangkapan dua pelaku dipimpin oleh Kanit Resmob Aiptu Bambang Jumeno. Tertangkapnya tersangka, setelah ada laporan dari warga bahwa telah terjadi pencurian kendaraan bermotor di Kecamatan Tawangharjo Kamis malam (29/5). Setelah mendapatkan laporan, petugas berhasil menangkap tersangka Priyono ketika berada di rumahnya.
Setelah dikembangkan, petugas juga berhasil membekuk tersangka lainnya Ana Sutra. Sementara satu pelakunya masih dalam pengejaran dan menjadi buronan oleh petugas. Dari pengakuan tersangka, telah melakukan aksinya di tujuh tempat kejadian perkara (TKP).
”Saat melakukan aksinya, pelaku mengincar tempat yang sepi, seperti persawahan dan perumahan. Mereka berhasil ditangkap berkat laporan cepat dari warga,” kata Kapolres Grobogan, AKBP Langgeng Purnomo didampingi Kasatreskrim AKP Subagyo kemarin.
Kapolres menjelaskan, dari pengakuan tersangka sudah melakukan aksinya di tujuh TKP dalam waktu satu bulan. Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan kunci T untuk merusak motor. Mereka mengincar motor yang diparkir di tempat sepi dan jauh dari keramaian.
Atas perbuatan yang dilakukan, kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana 15 tahun penjara.
”Saya harapkan warga lebih waspada dan hati-hati ketika memarkir motor. Gunakan kunci ganda. Para pelaku kejahatan biasanya mengincar waktu sepi seperti menjelang mahgrib,” terang kapolres.
Salah satu tersangka Priyono mengaku, motor yang dicurinya dijual dengan harga Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta. Hasil kejahatan dijual dengan menawarkan kepada orang yang mencari motor tanpa surat-surat alias bodong.
”Untuk ambil satu motor, saya hanya membutuhkan waktu dua detik untuk merusak kunci motor. Sasarannya sudah kami incar terutama di jalan yang sepi,” kata tersangka yang setiap hari jadi pemulung ini. (mun/lin/ida)