Usung Misi Revans

10

SEMARANG – Laga pertama putaran kedua kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2014 akan dilakoni PSIS Semarang sore ini. Kali ini, Fauzan Fajri dkk akan menjamu tim kuat asal Jateng lainnya, Persis Solo. Bukan laga yang enteng. Namun yang jelas, anak-anak PSIS mengusung tekad untuk membalas kekalahan 1-0 saat pertemuan putaran pertama di Stadion Manahan Solo, Rabu (14/5) lalu. Apalagi saat ini, Persis masih kokoh memegang rekor belum terkalahkan. Terakhir, Robby Fajar dkk berhasil menahan imbang 2-2 di kandang Persiku, Kudus.
Tiga poin penuh juga menjadi harga mati bagi PSIS jika ingin mengamankan posisi puncak klasemen Grup 4. Maklum saja, saat ini baik PSIS maupun Persis sama-sama mengoleksi 18 poin. ”Tentunya kami ingin mengawali putaran kedua ini dengan meraih kemenangan, apalagi besok (hari ini, Red) kita bermain di kandang yang tentunya tidak ingin melepaskan tiga poin begitu saja,” kata General Manager PSIS, Kairul Anwar kepada Radar Semarang.
Selain itu, laga sore ini juga patut ditunggu. Sebab, baik PSIS maupun Persis saat ini telah melakukan tambal sulam kekuatan. Di kubu PSIS, pada jeda kompetisi kemarin mereka telah resmi merekrut dua
pemain anyar, yakni bek Anam Sahrul dan bomber muda Achmad Noviandani.
Sementara di kubu Persis Solo, yang patut menjadi perhatian tim Mahesa Jenar adalah masuknya dua kekuatan baru, yakni bek asal Kamerun Nnana Onana dan gelandang asal Iran, Javad Moradi. ”Kita memang sudah sama-sama tahu kekuatan, tapi hasil putaran pertama kemarin tidak bisa dijadikan patokan, karena Persis di putaran kedua ini kekuatannya berbeda,” terang arsitek PSIS, Eko Riyadi.
Tim Mahesa Jenar sendiri dipastikan bakal tampil tanpa dua pilar andalan, yakni bomber asal Argentina, Julio Alcorse dan bek kanan Welly Siagian yang harus absen lantaran terkena hukuman akumulasi kartu. Sebagai gantinya, kemungkinan besar pelatih asli Semarang itu akan menggeser Safrudin Tahar dari pos center bek ke sayap kanan. Sedangkan posisi Tahar akan digantikan oleh pemain anyar, Anam Sahrul.

”Ada beberapa alternatif, salah satunya menggeser Tahar ke kanan, karena dia juga bisa bermain di situ. Untuk striker, kita masih banyak pilihan, karena masih ada Hari Nur Yulianto, Saptono dan Noviandani,” kata Eko Riyadi.
Sementara di kubu Persis, pelatih Widyantoro mengatakan, timnya akan tetap bermain terbuka dengan harapan bisa mencuri poin dari tuan rumah PSIS. Dari sisi skema, eks pemain BPD Jateng di era Galatama tersebut juga mengaku akan sedikit memberi perubahan dari pola 4-4-2 yang biasa digunakan, dengan hanya menggantung eks striker PSIS, Robby Fajar, di lini penyerangan Persis.
”Prinsipnya dari hasil evaluasi setelah lawan Persiku kemarin, anak-anak harus konsentrasi penuh sepanjang pertandingan. Karena kita tahu semua pemain PSIS bagus, mereka bisa berjalan di setiap lini,” ujar Widyantoro. (bas/aro/ce1)

BAGIKAN
Berita sebelumyaDaging Ayam Naik
Berita berikutnyaBekuk Kawanan Pencuri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here