Tiga Rekan Ivan Jadi Tersangka

29

”Iya sudah ditetapkan sebagai tersangka, karena kedapatan membawa senjata tajam.”

AKBP Wika Hardianto Kasat Reskrim Polrestabes Semarang

BARUSARI — Satuan Reskrim Polrestabes Semarang akhirnya menetapkan tiga rekan Zhonathan Ivanqhow, 19, pelaku perampasan yang tewas di depan gerbang keluar Unika Soegijapranata Semarang sebagai tersangka. Ketiganya akan dijerat Undang-Undang Darurat No 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara
Ketiganya adalah Riko Putra Aji, 19; Petra Hendrawan, 19, dan Agus, 20, yang semuanya warga Kelurahan Krobokan, Semarang Barat. Selain itu, petugas masih mengembangkan kasus tersebut. ”Iya sudah ditetapkan sebagai tersangka, karena kedapatan membawa senjata tajam,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Wika Hardianto.
Zhonathan Cs sebelumnya hendak beraksi di Jalan Pawiyatan Luhur, persisnya di depan gerbang keluar Unika Soegijapranata, Semarang, Senin (26/5) dini hari. Dengan membawa sajam, mereka memepet empat pemuda yang melintas. Nahas, aksinya mendapat perlawanan, hingga Ivan –sapaan akrab Zhonathan Ivanqhow— tewas dikeroyok korbannya.
”Saat beraksi, semua pelaku dalam kondisi mabuk. Jadi, mereka sempoyongan hingga korbannya berhasil memukul mundur pelaku. Seorang pelaku tewas usai dikeroyok,” jelasnya.
Wika menambahkan, masih terus mengembangkan kasus tersebut. Dari keterangan tersangka, diketahui kelompok Zhonathan Cs kerap beraksi di Kota Atlas. Dari keterangan itu, pihaknya masih terus menelusurinya. ”Jika terbukti, tersangka bisa dijerat pasal pencurian dengan kekerasan. Ini masih terus didalami,” katanya.
Polrestabes Semarang terus menunjukkan komitmen untuk memberantas pelaku perampasan bersajam di Kota Atlas. Selain penindakan tegas, patroli terus digalakkan hampir setiap malam. Terutama di sejumlah titik jalanan yang rawan digunakan aksi perampasan. ”Masyarakat Kota Semarang kami imbau untuk terus waspada dan berhati-hati di jalan. Usahakan jangan pergi sendirian dan hindari jalanan yang gelap,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pelaku perampasan motor menjadi bulan-bulanan korbannya hingga tewas. Perampas motor nahas itu diketahui bernama Zhonathan Ivanqhow, 19, warga Jalan Dworowati VI RT 1 RW 9 Kelurahan, Krobokan, Semarang Barat. Ia ditemukan tewas berlumuran darah di Jalan Pawiyatan Luhur, dekat gerbang keluar kampus Unika Soegijapranata, Bendan Dhuwur, Semarang, Senin (26/5) dini hari sekitar pukul 01.45. Setidaknya 19 luka bacokan bersarang di tubuh pemuda apes tersebut. Sedangkan tiga temannya berhasil kabur, meski akhirnya berhasil ditangkap polisi selang beberapa jam kemudian (fth/aro/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here