Tak Ada Pengadaan Mobil Dinas Dewan

174



SEMARANG–Sekretariat DPRD Kota Semarang memastikan tahun ini tak ada pengadaan mobil dinas baru menjelang pelantikan anggota dewan baru periode 2014 – 2019. Para pimpinan dewan periode mendatang tetap akan menggunakan mobil lama karena dianggap masih layak.

Sekretaris DPRD Kota Semarang Fajar Purwoto menegaskan, meskipun anggota DPRD bakal berganti, tidak berarti mobil dinas pimpinan dewan juga otomatis akan ganti yang baru. ‘’Mobil dinas masih memakai yang
lama. Itu pun hanya unsur pimpinan, mobilnya masih layak,’’ katanya kemarin.

Pimpinan DPRD Kota Semarang saat ini menggunakan tiga jenis mobil kendaraan dinas, yaitu Innova, Camry, dan Altis. Ketiganya kondisinya dinilai masih layak dan mesinnya juga masih bagus. ‘’Kalaupun ada pengadaan, mungkin baru bisa dilakukan pada tahun 2015 mendatang. Kalau dipaksakan pada APBD Perubahan 2014 waktunya terlalu mepet,’’ jelasnya.

Ia menegaskan hanya pimpinan dewan yang akan mendapatkan jatah mobil dinas. Dan menyediakan mobil operasional dewan untuk kegiatan sehari-hari para anggota dewan. Mobil operasional ini tidak bisa dibawa pulang.
‘’Sistemnya pakai pagi pulang sore, sesuai Permendagri No 17/2007. Untuk kegiatan di luar kedinasan, anggota dewan harus pakai mobil sendiri,’’ terangnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Wachid Nurmiyanto mengaku baru mengetahui aturan tersebut. Namun ia tidak keberatan jika mobil dinas yang saat ini dipakainya akan ditarik. Pada periode selanjutnya, kader PAN memang tidak akan ada yang masuk dalam unsur pimpinan dewan.

Pimpinan dewan akan diisi dari 4 partai dengan suara terbanyak yaitu PDIP, Gerindra, PKS, dan Demokrat. Karena itu ia siap mentaati aturan yang berlaku. ‘’Kalau besok jadi anggota lagi, ya pakai kendaraan
pribadi saja,’’ katanya.
Ia juga siap segera mengembalikan mobil dinas yang didapatkannya karena jadi pimpinan dewan jika sudah lengser. (sgt/aro)

Tinggalkan Komentar: