Prihatin, Sampah Menumpuk di Dieng  

130

WONOSOBO – Sebagai kawasan wisata, kebersihan kawasan Dieng masih dikeluhkan oleh wisatawan. Jika kondisi tersebut terus dibiarkan tanpa penanganan berkelanjutan, maka Dieng sebagai ikon wisata Wonosobo, terancam tak didatangi turis.
Melihat situasi tersebut, karang taruna Dieng Wetan berencana menggelar kegiatan bersih masal di kawasan objek wisata Dieng. Kegiatan ini melibatkan berbagai kelompok masyarakat.
”Kalau terus-terusan wisatawan disuguhi kekumuhan di areal objek wisata Dieng, citra kawasan yang dianggap eksotis tersebut akan hancur, wisatawan enggan datang, dan itu kerugian semua pihak,” ujar Humas Karang Taruna Desa Dieng, Mas Musa, kemarin (28/5) di kantor Dinas Sosial.
Menurut Musa, kegiatan bersih kawasan objek wisata Dieng, muncul setelah banyak keluhan seputar banyaknya sampah di objek wisata tersebut. Wisatawan mengeluhkan hal itu. Pemandangan objek wisata yang indah runtuh seketika. Sebab, pada saat bersamaan, muncul tumpukan sampah.
”Keluhan sudah banyak, namun tidak ada yang bertanggung jawab. Padahal, wisatawan masuk ke kawasan tersebut sudah membayar berbagai retribusi termasuk kebersihan. Ini jelas memalukan.”
Ia membeber, areal paling kotor dan penuh sampah ada di terminal dan parkir objek wisata. Di sisi lain, tidak ada tempat sampah yang memadai. Sehingga aroma busuk kerap menyeruak hingga ke kawasan objek wisata. ”Selama ini sampah yang menumpuk hanya dibakar dan itu menimbulkan masalah, karena asapnya menimbulkan bau yang luar biasa.”
Ia berharap melalui aksi resik-resik tersebut, akan menyadarkan masyarakat setempat untuk memperbaiki pola penanganan sampah di kawasan Dieng.
Kepala Bidang Pengembangan Potensi Sosial Dinsos Wonosobo, Edi Riyanto menambahkan, Karang Taruna Desa Dieng Wetan akan berpartisipasi ikut menjaga lingkungan kawasan tersebut.
”Karang Taruna akan berpartisipasi dengan menggelar bersih kawasan objek wisata Dieng. Karang taruna menilai tidak elok rasanya kalau turis selalu disuguhkan pemandangan kekumuhan saat tiba di Dieng.” (ali/lis/ce1)

Tinggalkan Komentar: