TEMANGGUNG—Jerit merdu khas rocker mewarnai ajang reuni Teater Hay yang berlangsung di rumah salah seorang anggotanya, di Jalan Kartini Temanggung, Selasa (27/5) sore kemarin.
Puluhan anggota komunitas seni di era 1970-an ini kembali berkumpul setelah 37 tahun terpisah. Ajang reuni ini, juga menjadi sarana mengingat kembali lagu-lagu rock yang mereka ciptakan pada era tersebut. Salah satu cirinya, berlirik bahasa Jawa.
Ketua Panitia Penyelenggara, Agus Prasetyo, mengatakan, Teater Hay, merupakan komunitas seni lintas bidang yang berjaya pada era 1970-an. Komunitas ini, awalnya berkembang di SMA 1 Temanggung.
Namun, pada perkembangannya, melebar hingga sejumlah sekolah lain. “Karena kurangnya regenerasi saat itu, Teater Hay menjadi kurang populer dan sekarang kita coba populerkan kembali,” katanya.

Pria yang juga Kepala Bappeluh Kabupaten Temanggung itu menambahkan, ajang reuni tersebut merupakan temu kangen para aktivis Teater Hay yang sudah tersebar di berbagai kota.
Kendati tak dipersiapkan jauh-jauh hari, sejumlah anggota menyempatkan hadir. “Ini memang mendadak, tetapi kami persiapkan dengan baik,” paparnya.
Ia mengatakan, dalam acara tersebut, musik menjadi sajian utama. Sejumlah aktivis kelompok seni ini adalah musisi kawakan yang telah punya nama besar.
Sebut saja, Agus Marshall, yang saat itu pernah menjadi juara nasional. “Kami punya lagu-lagu sendiri dan kita mainkan kembali untuk mengingat saat kami masih muda dulu,” lanjutnya.
Ia menyebut, ciri khas lagu Teater Hay adalah bernuansa rocker. Rock yang saat itu  menjadi genre utama diikuti dengan baik dan diolah sedemikian rupa oleh musisi Teater Hay. Menariknya, lagu-lagu Teater Hay memiliki ciri khusus, berbahasa Jawa. “Bahasa yang kami gunakan adalah bahasa Jawa,” terangnya.

Edy Riyanto, 55, seorang anggota Teater Hay, mengaku sengaja datang dari Wonosobo untuk mengikuti acara tersebut. Sebagai salah satu pendiri dan penggagas komunitas, ia merasa bertanggung jawab untuk tetap menjaga keutuhan komunitas seni yang telah melewati tiga dekade lebih tersebut. “Mungkin kita akan gelar lebih besar lagi saat momen tepat dalam tahun-tahun mendatang,” tandasnya. (zah/lis)