PPSM BANGKIT

130

Akhiri Puasa Kemenangan

MAGELANG—PPSM Sakti Magelang berhasil mengakhiri puasa kemenangan di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim ini. Setelah terakhir menang 3-2 atas Persitema, pasukan Macan Tidar, kemarin, berhasil menekuk tamunya: PSIR Rembang 2-1 di Stadion Madya, Kota Magelang.
     
Dengan hasil ini, PPSM kini meraih poin delapan dari 2 kali menang; dan dua kali seri. Sekaligus, menandai kebangkitan tim usai terpuruk di putaran pertama.
Gol kemenangan PPSM, dicetak oleh Faisol Arif di menit 15; dan pinalti Bakori Andreas di menit ke 47. Tim tamu memperkecil ketinggalan, juga melalui titik putih yang dieksekusi kapten tim, Yoni, di menit 48. “Kita bersyukur dengan hasil ini. Ini menandai kebangkitan tim,” kata pelatih PPSM Sakti Magelang, M. Hasan.
Sejumlah pemain baru yang direkrut di bursa tengah musim, membawa perubahan. Utamanya, untuk lini belakang. “Kehadiran Heri Setiyawan cukup membuat lini belakang lebih kuat. Dia hebat diduel udara dan presingnya ketat,” puji Hasan.

Hanya saja, Hasan merasa permainan PPSM secara keseluruhan, masih perlu dibenahi. Di babak pertama, anak asuhnya kerap kehilangan konsentrasi. “Anak-anak justru ikut permainan tim lawan,” katanya.

Selain itu, koordinasi antar-lini per lini, dinilai masih sangat kurang. Beberapa pemain tengah juga kerap kehilangan bola di area lapangan permainan sendiri. “Instruksi saya, main bola-bola pendek. Beberapa kali justru diumpan jauh.”
Namun, dia tetap memuji penampilan anak-anak asuhnya. Semangat kerja keras ditunjukkan sejak menit pertama.

Gol pertama PPSM, lahir dari skema serangan yang cukup baik dari sisi kanan. Tendangan Bakori Andres yang membentur pemain belakang, jatuh tepat di depan Faisol yang kemudian menyonteknya ke tiang jauh.  
Gol kedua juga lahir dari skema serangan balik yang cepat. Faisol Arif yang menyisir sisi kiri pertahanan PSIR, dijatuhkan oleh Candy Laksana. Wasit Gino Saputro asal Sragen, akhirnya menunjuk titik 11 pas.

Tendangan Bakori Andreas mengecoh penjaga gawang PSIR, Nanang. “Gol balasan seharusnya tidak terjadi. Karena Heri (Setiawan) tak sengaja menyentuh bola,” kata Hasan.

Gelandang PSIR, Yoni berhasil mengeksekusi bola dengan sempurna. Beruntung, meski sama-sama memiliki peluang, pertandingan tetap milik PPSM Sakti hingga peluit panjang berakhir.
Pelatih PSIR, Bambang Handoyo mengaku kekalahan timnya, akibat kelengahan pemain, dalam mengantisipasi serangan tim tamu. Namun, dia juga menyayangkan pinalti yang diberikan untuk tuan rumah. “Dari segi permainan kita puas. Anak-anak tampil all out, sayang keputusan pinalti itu mengubah segalanya.” (vie/isk)

Tinggalkan Komentar: