TAMBAKHARJO — Sejumlah armada tempur disiapkan jelang latihan gabungan (latgab) di Asembagus, Situbondo, Jatim pada 3 dan 4 Juni mendatang. Direktur Latihan Gabungan Letjen TNI Lodewijk Paulus mengecek langsung kesiapan pasukan dan alat utama sistem pertahanan (alutsista) di Lanumad Ahmad Yani Semarang, Selasa (27/5) kemarin.
Dirlatgab TNI Letjen TNI Lodewijk Paulus datang bersama rombongan dengan menggunakan pesawat Indonesia Air Force milik TNI AU. Rombongan tiba di bandara Ahmad Yani sekitar pukul 09.00. Selanjutnya, Letjen TNI Lodewijk Paulus memimpin apel kesiapan di Skuadron Penerbad.
Dalam apel itu, Lodewijk Paulus sempat menanyakan kesiapan para prajurit mengikuti latihan gabung. ”Siapkah kalian mengikuti latihan gabungan besok?” tanyanya. Dengan kompak seluruh prajurit menjawab: siap. 
Lodewijk Paulus mengatakan, kunjungan kemarin untuk memastikan semua prajurit di Skuadron Penerbad Semarang telah siap, baik secara mental, fisik maupun kesiapan alutsista. Dirlatgab sempat mengecek beberapa alutsista yang dimiliki Skuadron Penerbad Semarang, seperti heli MI 17 UN, Bell 412, dan MI 35 P.
Menurut Lodewijk Paulus, heli MI 17 UN dilengkapi dengan peralatan yang berbeda. Heli tersebut dilengkapi peralatan canggih lainnya seperti kamera pengintai. ”Heli ini cukup canggih, selain sebagai daya angkut, juga dilengkapi kamera pengintai,” katanya.
Dirlatgab TNI Letjen TNI Lodewijk Paulus mengaku, apel di Lanumad Skuadron Penerbad kemarin merupakan apel yang kedua. Sebelumnya, apel dilaksanakan di Tanjung Priok, Jakarta yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko.
Dikatakan, pelaksanaan Latgab sendiri akan digelar pada 3 dan 4 Juni mendatang. Latgab 2014 akan melibatkan 13.936 prajurit TNI AD, TNI AL dan TNI AU, serta 35 pesawat yang merupakan salah satu bentuk kampanye militer yang telah disahkan pada 2013 dan 2014. ”Latgab mengacu pada skenario latihan yang dibuat serealistis mungkin dengan didasarkan pada berbagai ancaman yang paling mungkin timbul,” ujarnya. (hid/aro/ce1)