Pegang Amanah dan Jadi Sarana Berdakwah

40

Kamzawi, Anggota DPRD Demak Terpilih dari PKS

CITA-cita Kamzawi terpilih lagi sebagai anggota DPRD Demak kali kedua dalam pemilu legislatif 9 April lalu telah tercapai. Pria kelahiran Demak, 11 Maret 1966 ini mengantongi sebanyak 3.043 suara dari dapil Mijen, Karanganyar, dan Gajah. Ia maju sebagai caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Setelah terpilih ini, Kamzawi akan tetap berjuang di jalur yang telah menjadi ruang geraknya selama ini. Yakni, melalui gedung parlemen dan lembaga pendidikan. Maklum, selain sebagai wakil rakyat, Kamzawi juga aktif di dunia pendidikan. Sudah sejak 1990, ia menjadi guru di MTs Al Hikmah, Desa Pasir, Kecamatan Mijen sampai sekarang. Bahkan, ia juga termasuk pendiri MTs dan MA Miftahul Huda, Desa Jleper, Kecamatan Mijen.
Suami Umi Zaidah SPdi ini menuturkan, wilayah dapil yang menjadi konsentrasi konstituennya tersebut masih perlu diperjuangkan dalam berbagai bidang. Ia berharap, daerah pemilihannya itu ke depan bisa lebih maju dan berkembang, termasuk dalam soal pertanian dan pendidikan. Sebab, mayoritas warga di daerahnya tersebut adalah petani. Jalan-jalan maupun saluran irigasi yang menuju ke areal pertanian harus baik.
”Pemerintah wajib memperbaiki infrastruktur yang ada supaya bisa menunjang kelancaran akses ekonomi masyarakat,” kata Kamzawi yang tinggal bersama keluarganya di RT 4 RW 1, Desa Ngegot, Kecamatan Mijen ini.
Di bidang pendidikan, ke depan mutu dan kualitas pendidikan bisa ditingkatkan lagi. Karena itu, sarana pendidikan seperti gedung sekolah kondisinya juga harus baik. Jangan sampai ada gedung rusak sehingga membahayakan belajar siswa. ”Banyak sekolah yang kurang bermutu karena salah satunya kurang didukung sarana yang memadai,” ujar ayah dari Zuhaida Hilmiyana, Alfina Maghfiroh, Maziatul Husna dan Muhamad Izza Kamal Rosyada ini.
Menurut Kamzawi, menjabat sebagai anggota DPRD merupakan amanah. Karena itu, sesuai dengan visi misi partai, ia akan selalu menekankan nilai-nilai dakwah dalam berjuang di parlemen. Kebijakan pemerintah harus dikontrol sehingga bisa menyejahterakan masyarakatnya. ”Kita ingin setiap hasil musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) yang dijalankan pemerintah bisa meng-cover persoalan pembangunan yang telah diusulkan dari bawah. Jangan sampai yang sudah direncanakan itu kemudian di-drop di tingkat dewan. Aspirasi rakyat harus kita perjuangkan sehingga pembangunan betul-betul terealisasi,” katanya.
Menurut dia, aspirasi warga di daerah pemilihannya akan terus diperjuangkan untuk kemakmuran wilayahnya tersebut. ”Namanya aspirasi harus kita jaga. Tidak ada istilah potong-memotong. Yang penting aspirasi tetap disalurkan di wilayah dapil kita demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kamzawi.
Selama menjadi anggota dewan periode 2009-2014, Kamzawi tercatat menjabat sebagai sekretaris Fraksi PKS. Sedangkan di DPD PKS Demak, ia termasuk jajaran pengurus sekaligus pendiri partai. ”Sebetulnya, kalau mau, saya sudah menjadi anggota dewan sejak 2004. Hanya saja, saya tidak mau. Saya tetap dukung Pak dr Sugeng,” katanya sembari tersenyum. (hib/aro/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here