Kembangkan Bisnis Keluarga

204

DUNIA bisnis boleh dibilang bukan hal baru bagi Happy Ayunita Mahardhani. Pengalaman demi pengalaman dalam merintis sejumlah bisnis, menjadi bekal perempuan yang akrab disapa Happy ini dalam mengembangkan bisnis keluarga. ”Kalau untuk bisnis sebetulnya dari dulu saya sudah tertarik. Bahkan saat SMA, saya bikin kerajinan dari bahan daur ulang, kemudian saya jual,” kata pemilik Mom Milk Resto & Café cabang Semarang ini.
Memasuki dunia kampus, Happy kian getol menekuni hobi usahanya tersebut. Sejumlah bidang bahkan sempat dijajalnya. Mulai dari wedding organizer (WO), salon kecantikan hingga merambah ke kontraktor. ”Orang tua saya menanamkan seorang perempuan harus tetap ulet. Jadi, apa yang saya sukai, kemudian saya tekuni dan jadikan usaha,” ujar anak kedua dari empat bersaudara ini.
Banyak pengalaman yang didapat selama menekuni berbagai jenis usahanya tersebut. Mulai kena tipu saat mengembangkan WO, hingga menepis citra kurang sedap yang dilekatkan pada salon kecantikannya. ”Saat megang WO, pernah saya ditinggal kabur, nggak dibayar. Sedangkan salon ya ada saja yang berpikir kalau usaha ini arahnya kurang bagus, untuk menepisnya jelas kami buktikan memang tidak demikian,” kata alumnus Jurusan Komunikasi Fisip UNS ini.
Berbekal pengalaman serta latar belakang pendidikannya tersebut, Happy bersama tiga saudaranya kini mantap mengembangkan bisnis yang dirintis oleh sang bunda, berupa olahan susu murni. ”Mom Milk ini sebetulnya yang merintis ibu kami. Saat anak-anaknya masih kecil, ibu suka memberi susu dengan tambahan cokelat, pisang dan lain-lain. Dari situ tercetus ide untuk mendirikan usaha ini,” ujarnya.
Dari kedai kecil di Solo, Mom Milk kini sudah memiliki 4 cabang. Salah satunya di Semarang. Meski terbilang sudah cukup dikenal, istri dari Heru Kunadi ini mengaku tetap gencar menyelami keinginan serta kebutuhan pelanggan. ”Tadinya segmen kita anak-anak muda, tapi ternyata keluarga juga banyak yang suka. Karena itu, kita selalu berusaha untuk terus berinovasi agar tetap disukai oleh para pelanggan,” katanya. (dna/aro/ce1)