Hj Nella Karnela Yunissari, Anggota DPRD Kota Magelang Terpilih dari Partai Gerindra

NELLA Karnela Yunissari terperangah melihat realitas di masyarakat, ada yang tidak memiliki jamban pribadi. Padahal secara ekonomi mampu untuk membuat kamar mandi. Kondisi ini semakin membulatkan tekadnya untuk mengabdi pada Kota Magelang. Menyumbangkan tenaga, pikiran dan kemampuannya demi kemajuan masyarakat kota gethuk itu.

”Saya benar-benar kaget. Ini di Kota Magelang kok masih ada yang tidak memiliki kamar mandi sendiri,” ujarnya dalam perbincangan siang itu di rumahnya Jalan Menowosari Kota Magelang Jumat (16/5) lalu.
Ia menemukan realitas tersebut, saat terjun ke masyarakat dalam kampanye pemilihan anggota legislatif beberapa waktu lalu. Pengalaman itu cukup mengesankan sekaligus memprihatinkan bagi ibu dua anak ini. Sebagai wakil rakyat, Nella bertekad untuk membantu masyarakat lebih berdaya.
Dari pengalaman di lapangan itu pula, ia melihat kesadaran masyarakat akan hidup bersih dan sehat masih kurang. Ia lantas menghubungkan rendahnya kesadaran akan hidup bersih itu dengan adanya kasus penyakit cikungunya yang sempat diderita warga Kota Magelang.
Perempuan kelahiran Bandung, 16 Juni 1974 ini terpilih sebagai anggota legislatif 2014-2019 dari Partai Gerindra. Ia merasa cocok dengan misi visi diusung partai yang dipimpin Prabowo Subianto tersebut. Untuk itu ia merasa mantap ”berumah” di Gerindra. Dan sejak 2011 Nella menjabat sebagai Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Magelang.
Sebelumnya, ibu dari Muhammad Suthan Raihan, 11, dan Muhammad Razzaky Zahran ini mengelola bisnis di bidang properti. Sejak tahun 1996, Nella memimpin CV Karya Sari Utama, perusahaan kontraktor di Magelang. Selain itu menjabat sebagai komisaris CV Kusuma Jaya. Ia juga aktif di Gapensi Kota Magelang sejak 2004 sampai 2008 sebagai pengurus. Kemudian sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Kota Magelang pada 2012.
Setelah duduk di kursi legislatif, otomatis ia harus melepas bisnisnya. ”Tentunya hal tersebut tidak diperkenankan,” cetus perempuan berkerudung ini sembari tersenyum.
Hatinya terpanggil untuk maju ke politik didasari banyak hal. Salah satunya, keterwakilan perempuan di parlemen masih minim, terutama di Kota Magelang. Padahal peran perempuan di level penentu kebijakan sangat penting untuk kemajuan masyarakat. Sebab, perempuan memiliki empati yang tinggi terhadap lingkungan sekitar.
Rajin terjun ke masyarakat menjadi tekad istri H Kusuma Adi Trisnanto,ST ini, ketika resmi menduduki kursi wakil rakyat nanti. Itu menjadi modalnya dekat dengan konstituen dan memahami permasalahan yang terjadi di akar rumput.
”Kami lagi mencari formula bagaimana mengangkat masyarakat miskin agar lebih sejahtera. Kalau melalui bantuan langsung tunai saya rasa tidak efektif. Sementara dari pengalaman kami, bantuan ternak melalui kelompok tani juga ada yang tidak berhasil,” papar direktur CV Karya Sari Utama ini bersemangat.
Menanggapi pandangan miring masyarakat tentang anggota dewan karena banyak terjerat kasus korupsi, Nella tak menyangkalnya. Namun ia menegaskan, semua tergantung dari masing-masing pribadi. ”Biar masyarakat yang menilai kita seperti apa. Yang penting, saya akan bekerja sesuai dengan ketentuan, tidak akan menyalahi aturan,” ujarnya.