Fokus Atasi Abrasi dan Rob di Pesisir Sayung

30

Churun Chalina Silfia, MPdI, Anggota DPRD Demak Terpilih dari PKB

NAMA Churun Chalina Silfia MPdI tidak asing lagi bagi masyarakat Kota Wali. Maklum, ia kini masih menjadi anggota DPRD Demak dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) periode 2009-2014. Pada pemilu 9 April 2014 lalu, Churun juga kembali terpilih sebagai anggota legislatif untuk kali kedua periode 2014-2019 dari dapil 3, meliputi Kecamatan Sayung, Karangtengah dan Guntur. Ia meraih sebanyak 4.917 suara.
Perempuan kelahiran Semarang, 21 Maret 1981 ini memiliki segudang pengalaman di bidang politik praktis, utamanya sebagai legislator. Perjuangannya meniti karir di dunia politik diawali sejak saat PKB berdiri pada 1999. Ketika itu, ayahnya H Solihin (kini Ketua Gapensi Demak) masih aktif di kepengurusan di DPW PKB Jateng. Bahkan, waktu itu, orang tuanya tersebut sempat menjadi caleg PKB DPRD Provinsi Jateng dari dapil Purworejo dan sekitarnya. Namun, perjuangan ayahnya tersebut ternyata kandas.
”Pada saat kampanye 1999 itu, saya sudah turut mendampingi bapak keliling ke daerah-daerah. Pernah turut kegiatan politik ke Blora, Tegal, Pekalongan dan lainnya. Karena itu, urusan politik seperti ini sudah saya jalani sejak muda,” ujar istri Lutfinnajib Noer Maksum dan ibu dari dua anak, Millati Ashfa Adzkiya,  dan Aqila Nuru Churin ’Iin tersebut.
Churun mengatakan, aktivitas kegiatan politik di partai sempat vakum pada 2000 karena dirinya menikah. Setelah itu, baru aktif lagi sekitar 2006. Ia aktif di organisasi sayap PKB, yakni Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa (PPKB). Kemudian, pada 2009, ia menjadi caleg PKB. Keikutsertaannya nyaleg tersebut di antaranya untuk memenuhi 30 persen kuota perempuan.
”Pada pileg 2009 itu, saya mendapatkan sekitar 6 ribu suara di dapil Sayung, Karangtengah dan Guntur. Alhamdulillah jadi. Sebab, waktu itu saya dalam posisi sedang hamil anak kedua, sehingga tidak bisa berkampanye secara leluasa. Mungkin sudah rezekinya anak saya ya,” katanya sembari tersenyum.
Dia mengatakan, pada 2009 suaranya relatif tinggi lantaran belum banyak yang ikut nyaleg. Sedangkan, untuk pemilu 2014 ini suaranya tidak sebanyak yang dulu. Menurut Churun, setelah terpilih lagi sebagai anggota DPRD Demak ini, dirinya akan tetap memperjuangkan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di daerah pemilihannya. Sekarang ini, kata dia, 80 persen jalan sudah kondisi baik (betonisasi). Karena itu, yang belum dibeton perlu dilanjutkan lagi, termasuk Jalan Banjarsari, Kecamatan Sayung hingga Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah sepanjang 1,5 kilometer.
”Saya masih ada PR memperjuangkan adanya jembatan yang menghubungkan Dukuh Karangwaru dengan Desa Sidorejo Sayung. Jembatannya putus sehingga menyulitkan akses bagi warga sekitar. Untuk ke Sidorejo, warga harus memutar lumayan jauh,” ujarnya.
Untuk membangun jembatan putus itu, dibutuhkan dana sekitar Rp 3 miliar. Keberadaan jembatan itu, kata dia, sangat penting membuka isolasi bagi kampung yang berpenduduk sekitar 600 jiwa tersebut. Selain jalan, yang terus diperjuangkan adalah dibangunnya talut di wilayah Sayung secara menyeluruh. Ini diperlukan untuk mengatasi air rob yang terus menerjang pesisir utara Demak bagian barat tersebut.
”Kita perjuangkan lewat tugas kedewanan. Pemkab Demak sendiri masih sulit mengatasi rob ini. Karenanya, pemerintah pusat dan provinsi kita dorong supaya penanganan abrasi dan rob Sayung ditangani serius,” katanya.
Menurutnya, dampak abrasi dan rob telah merusak dan menenggelamkan tambak warga. Sawah juga tidak produktif. Akibatnya, warga tidak memiliki mata pencaharian lagi. ”Ini tugas pemerintah termasuk kita di dewan untuk mencarikan solusi yang tepat,” jelas Churun.
Di bidang pendidikan, sekolah di Sayung dan sekitarnya kualitasnya sudah relatif bagus. Sekolah swasta telah mampu bersaing dengan sekolah negeri. ”Keberadaan pabrik-pabrik juga banyak berkembang. Ini bisa membantu penyerapan tenaga kerja, khususnya di wilayah Sayung, Karangtengah dan Guntur. Perkembangan ekonomi masyarakat juga terdongkrak,” ungkapnya. (hib/aro/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here