Empat Kali Jadi Wakil Rakyat

149

H Budi Ahmadi SE, Anggota DPRD Demak Terpilih dari Partai Golkar

H Budi Ahmadi SE kembali terpilih sebagai anggota DPRD Demak pada pemilu legislatif 9 April 2014 lalu. Ini berarti, sudah empat periode ini yang bersangkutan dipercaya menjadi wakil rakyat. Pada pileg yang lalu, ia berhasil mengantongi sebanyak 9.056 suara dari dapil 1 meliputi Kecamatan Demak Kota, Wonosalam, Dempet dan Kebonagung. Suara tersebut termasuk tertinggi di antara anggota dewan terpilih dari Partai Golkar. Karena prestasinya itu, jabatan kursi Wakil Ketua DPRD Demak telah menanti.
Budi mengatakan, sebagai Ketua DPD Partai Golkar Demak, pihaknya bersyukur karena partai yang dipimpinnya tersebut bisa meraih 9 kursi. Jumlah tersebut mengalami kenaikan signifikan dibandingkan pada pemilu 2009 lalu yang hanya 6 kursi.
Pria kelahiran 1959 ini menuturkan, keberhasilannya kembali menjadi anggota dewan tidak semudah membalik telapak tangan. Budi telah mulai menjadi aktivis di Partai Golkar sejak 1982. Dalam perkembangannya, ia pun mulai mencalonkan diri beberapa kali. Yakni, mulai pemilu 1992, 1997, 1999. Dan, usahanya mulai berhasil sejak pemilu 1999. Pada saat itu, ia kali pertama duduk dikursi DPRD Demak. Kemudian, ia secara berturut-turut kembali terpilih pada pemilu 2004, 2009, dan pemilu 2014 lalu.
”Praktis, saya satu-satunya anggota DPRD Demak angkatan 1999 yang terpilih terus-menerus hingga empat kali ini,” ujar Budi bersyukur.
Selama di DPRD Demak itu, Budi semula hanya menjadi anggota Fraksi Partai Golkar. Kemudian meningkat menjadi Ketua Fraksi Golkar (2004) dan menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Demak (2009 hingga sekarang). Sedangkan, dalam karir politiknya di Partai Golkar, Budi Ahmadi semula menjabat sebagai anggota Bidang Tenaga Kerja dan Pertanian (1992), lalu menjadi Sekretaris DPD Partai Golkar selama dua kali. Yakni, periode 1999-2004 dan 2004-2009. Selanjutnya, pada 2010 sampai sekarang dipercaya menjabat Ketua DPD Partai Golkar Demak.
Sebelum aktif di parpol berlambang pohon beringin itu, Budi Ahmadi sudah malang melintang bekerja di berbagai perusahaan. ”Saya sudah mulai bekerja mandiri pada usia 21 tahun. Sebetulnya, dulu saya ingin berdagang. Tak tahunya jadi anggota dewan,” katanya sambil tertawa lepas.
Ia pernah bekerja di PT Panca Niaga Semarang. Setelah usia 24-28 tahun, dirinya kerja di PT Sanggar Film Semarang serta usia antara 28 hingga 39 tahun bekerja di PT Rimbawana Agung Pratama Semarang. ”Saya pun akhirnya jadi Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Demak sejak 1988 sampai sekarang. Belum ada yang menggantikan, karena ini posisinya kerja sosial,” katanya sembari berkelakar.
Setelah jadi lagi sebagai anggota DPRD Demak ini, Budi akan kembali memperjuangkan berbagai bidang di dapil di mana ia terpilih. ”Infrastruktur pertanian perlu diselesaikan, sehingga akses ekonomi warga makin lancar. Pengangguran juga kita targetkan bisa berkurang dengan peningkatan ekonomi rakyat,” jelasnya.
Menurutnya, betonisasi jalan perlu dilanjutkan, utamanya yang menghubungkan antar kecamatan, termasuk di Bonang-Wedung maupun di wilayah Dempet, Wonosalam maupun Kebonagung. Budi juga berharap Pemkab Demak mempermudah izin usaha agar makin banyak investor yang menanamkan modalnya di Demak.
”Banyak investor dari Jakarta yang berlomba-lomba masuk ke Kota Wali, utamanya di daerah Karangtengah dan Sayung,” katanya.
Maka dari itu, pemkab supaya melebarkan Jalan Onggorawe-Mranggen agar bisa menunjang kelancaran transportasi. Sedangkan, beton jalan yang rusak sudah saatnya diperbaiki. Di bidang kesehatan, ia mendorong supaya pemerintah setempat terus menekan angka kematian ibu dan bayi. Sebab, kondisinya masih memprihatinkan. Jadi, perlu ada penanganan serius. Terkait bidang pendidikan, perlu peningkatan sarana prasarana agar kualitas pelajar makin meningkat. ”Anak atau siswa yang berpotensi, namun orang tuanya secara ekonomi tidak mampu harus diangkat dan menjadi perhatian khusus pemerintah,” ujarnya. (hib/aro/ce1)

Tinggalkan Komentar: