Curi Mobil Perwira Polisi, Ditangkap

169


PEDURUNGAN — Sungguh nekat aksi yang dilakukan Hari Thobaq, 27, warga Dukuh Grabyang RT 2 RW 1, Kelurahan Pait, Siwalan, Pekalongan. Ia mencuri mobil dengan modus pura-pura sebagai pemiliknya saat mobil berada di bengkel Star Auto Servise Jalan Majapahit No 324, Semarang. Tak tanggung-tanggung, mobil yang dicuri adalah Daihatsu Terios bernopol H 823 LI milik Kompol Teguh Riyanto, seorang perwira polisi di Polda Jateng.
Aksi ini dilakukan Hari pada 22 Mei lalu sekitar pukul 13.00. Saat itu, Hari sengaja datang ke lokasi dengan menggunakan angkot dari terminal Penggaron. Ia mengaku sengaja datang untuk mencari sasaran. ”Sudah tiga hari sebelum beraksi tinggal di Semarang. Sudah merencanakan,” akunya.

Sampai di lokasi, Hari langsung beraksi. Ia berpura-pura sebagai pemilik mobil dan menanyakan mobilnya sudah dicuci atau belum. Ternyata, tanpa diduga tukang cuci di lokasi langsung menyerahkan kunci mobil. ”Saya bilang jika belum mau dicuci mau saya gunakan untuk menjemput cewek saya. Langsung dikasih, padahal sempat takut,” imbuhnya.

Berhasil mendapatkan mobil, ia pun melaju kencang ke arah Pati. Tapi baru sampai depan terminal Kudus, petugas berhasil meringkusnya. Hari berdalih hendak ke Pati agar bisa jauh dan tidak dikejar. ”Tiba-tiba ada mobil di belakang dan motong jalan. Tidak tahunya itu polisi,” tambahnya.

Hari mengaku sudah dua kali melakukan pencurian serupa. Di Pekalongan ia sempat mendapatkan mobil Honda Freed pada awal 2014 lalu. Ia pun tertangkap saat hendak kabur membawa mobil curian. ”Saya diperiksa, pas petugas tidur, langsung kabur. Rencananya mobil mau buat sendiri,” tambahnya.

Ia mengaku berangkat dari Pekalongan berbekal uang saku Rp 800 ribu. Saat bepergian, ia selalu membawa kunci letter T. Selama di Kota Atlas, Hari mengaku selalu tidur dari masjid ke masjid. ”Kunci T saya buat sendiri dari rumah. Belum digunakan mencuri. Saya belajarnya lewat televisi,” tambahnya.

Kapolsek Pedurungan AKP Hendrawan Hasan mengatakan, tersangka ditangkap di depan terminal Kudus. Petugas bergerak cepat dengan berkoordinasi setelah ada laporan kasus pencurian tersebut. ”Masih kami kembangkan adanya tempat kejadian perkara lain. Tersangka dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang penipuan,” katanya. (fth/ton/ce1)