WONOSOBO – Wakil Bupati Wonosobo Maya Rosida mendorong organisasi Fatayat NU untuk menjadi agen dalam menciptakan keluarga yang sehat dan berkualitas. Menurut Maya, Fatayat NU punya ruang strategis, karena organisasi perempuan terbesar di tubuh ormas NU.
“Saya berharap, Fatayat NU bisa menciptakan keluarga yang sehat dan berkualitas,” katanya  di sela melepas jalan santai memperingati hari lahir (harlah) Fatayat Nahdlatul Ulama ke-64 tingkat Kecamatan Mojotengah, Minggu (25/5) lalu.
Menurut Maya, di usia yang sudah terbilang tidak muda lagi, salah satu organisasi perempuan yang berbasis NU ini, harus mampu menjadi organisasi perempuan yang dapat mengangkat harkat martabat perempuan di Kabupaten Wonosobo. Sehingga bisa menciptakan keluarga Wonosobo yang sehat dan berkualitas.
“Fatayat bisa mendidik anak-anaknya menjadi generasi berakhlak dan berprestasi, sebab pertumbuhan intelegensia dan mental anak serta kekuatan moralnya terbentuk berawal dari keluarga,” ujarnya.
Dikatakan, Fatayat NU diharapkan benar-benar dapat menjalankan misinya dalam pemberdayaan perempuan, maupun terkait perannya sebagai pilar agama dan imadul bilad atau penyangga negara.
“Melalui momentum harlah ini, segenap elemen Fatayat NU, tidak hanya di Kecamatan Mojotengah saja, tapi juga di seluruh Kabupaten Wonosobo bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang pro terhadap pembinaan karakter generasi muda.”
Karena itu, Maya menekankan peran Fatayat NU sangat diperlukan untuk membentengi bangsa. Yaitu, dimulai dengan membentengi keluarga dari pengaruh negatif segala bentuk kebudayaan sebagai dampak perkembangan teknologi dan pergaulan di era globalisasi saat ini.
Ketua PAC NU Kecamatan Mojotengah, Hamzah, menyampaikan sedikitnya 500 peserta mengikuti jalan sehat yang dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian peringatan harlah dan rutin tiap tahun. Menempuh sekitar 4 kilometer melewati Andongsili. (ali/lis)