BRI Dorong Pensiunan Berkarya

109

PEKALONGAN-Pemkot Pekalongan berupaya menjaga dan meningkatkan produktivitas para Pegawai Negeri Sipil (PNS) seusai purna tugas atau pensiun. Karena itu, bekerjasama dengan PT Taspen dan BRI mengadakan pelatihan kewirausahaan untuk pejabat eselon II yang berusia 58 hingga 60 tahun.
“Pelatihan ini sangat lengkap. Selain diberi pelatihan dan diajari untuk menjadi pengusaha, nantinya kalau ada peluang akan diberi atau difasilitasi pembiayaan,” kata Wali Kota Pekalongan, HM Basyir Ahmad usai membuka pelatihan tersebut di ruang Amarta Pekalongan, Senin (26/5) kemarin.
Wali kota juga mengungkapkan bahwa masa pensiun PNS di bawah eselon 2 adalah 58 tahun, dan untuk eselon dua 60 tahun. Menurutnya, agar mereka masih bisa produktif di usia tersebut, perlu ada kegiatan yang menghasilkan uang yaitu berwirausaha. ”Sangat disayangkan, bila di usia 68 tahun harus berhenti berkarya. Saya saja sudah 62 tahun, masih pecicilan mencari uang,” gurau Basyir Ahmad.
Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Pekalongan, Basuki Prabowo menjelaskan bahwa launching program BRIguna merupakan bentuk rasa peduli BRI kepada calon pensiunan. Menurutnya, pada masa pensiun tenaga sudah mulai berkurang, sehingga perlu investasi untuk kebutuhan pokok sepeerti sandang, pangan dan papan. Khusus untuk kebutuhan papan, BRI memberikan solusi kredit BRIguna. “Bisa untuk calon pensiun atau pensiunan. Tipe rumah 36 tanah 72 m2 harga Rp 135 juta per unit. Keunggulanan program ini, sertifikat langsung diberikan dan bisa beli lebih dari satu rumah,” jelas Basuki Prabowo.
Dalam acara Pelatihan Kewirausahan, calon pensiunan pejabat eselon II Pemkot Kota Pekalongan tersebut juga di-launching BRIguna Kepemilikan Rumah BRI, oleh BRI Kota Pekalongan. (han/ida)