TAWANGSARI — Ribuan umat Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kelenteng Tay Kak Sie Gang Lombok pagi kemarin (29/5) memperingati kedatangan kongco Poo Seng Tay Tee atau Dewa Obat di Pantai Marina Semarang. Mereka berjalan sambil mengusung kio (tandu) yang di dalamnya terdapat Kongco Poo Seng Tay Tee. Arak-arakan dimulai dari kawasan Pecinan menuju Gang Benteng. Selanjutnya mereka diangkut dengan sejumlah mobil. Sampai di perempatan Puri Anjasmoro, mereka kembali menggelar arak-arakan menuju Pantai Marina. Sesampai di pantai, seluruh pejimsin melakukan ritual serta pembacaan parita suci yang dipimpin Panditha Thong Hay.
Usai ritual, sekitar pukul 13.00, seluruh umat kembali ke Kelenteng Tay Kak Sie naik truk. Mereka turun di Jalan Beteng, lalu kembali mengarak Kongco Poo Seng Tay Tee. Suasananya meriah karena dihibur kesenian barongsai dari Naga Doreng. Rombongan sempat singgah di 7 kelenteng di kawasan Pecinan yang dilewati.
Dalam arak-arakan tersebut, umat yang melihat langsung memberikan hormat. Bahkan ketika Kongco Poo Seng Tay Tee tiba di Kelenteng Sio Hok Bio, beberapa umat langsung memberikan salam dengan cara mengepalkan kedua tangan di depan dada. Setelah itu, arak-arakan melanjutkan perjalanan ke Kelenteng Tay Kak Sie. Sampai di kelenteng tua itu, kongco langsung diturunkan dari kio, dan diletakkan di altar utama kelenteng tersebut. ”Mereka yang melihat kedatangan kongco Poo Seng Tay Tee langsung memberikan hormat,” kata Hu Locu Yakni Hendra Yauw.
Hendra Yauw mengatakan, ritual ini digelar setiap tahun, dan umat yang mengikuti semakin banyak. Salah seorang pejimsin, Rina Agustina, 56, mengaku setiap tahunnya selalu mengikuti arak-arakan karena dirinya berharap mendapatkan barokah. ”Selalu mengikuti jut bio (arak-arakan) karena bisa mendapatkan barokah,” ungkapnya.
Rina mengaku, setelah mengikuti jut bio, ia yang sebelumnya sakit, sembuh melalui dewa obat. Karena itu, setiap tahun ia selalu mengikuti jut bio di Pantai Marina. ”Dulu pernah sakit dan berobat ke dokter tetapi tidak sembuh, tapi melalui dewa obat saya bisa sembuh,” akunya. (hid/aro/ce1)